Cetak Gol Perdana, Ade Suhendra Kedatangan Tamu Istimewa

841 views
Ade Suhendra Bersama Istri dan Anak di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). foto: mamad/mc.com

Ade Suhendra Bersama Istri dan Anak di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). foto: mamad/mc.com

Istri dan Anaknya Sambangi ke Bangkalan | Oleh Mamad el Shaarawy

maduracorner.com, Bangkalan – Skuad Persepam Madura United (PMU) langsung menggelar latihan di Stadion Gelora Bangkalan minggu sore (9/2), usai menjalani tour away ke Papua. Latihan ringan seluruh anggota tim ini dipimpin langsung oleh coach Daniel Rukito.

Namun ada sedikit yang berbeda dalam latihan kali ini. Pasalnya, ada seorang wanita cantik di yang tampak mengikuti latihan PMU dari pinggir lapangan. Sesekali dia bercanda dengan seorang bocah laki-laki yang datang bersamanya. Tak disangka, perempuan berparas ayu ini adalah Martika Rezeki Marcarana. Ia merupakan mantar newspresenter dan reporter Kabar Arena TVOne yang kini sudah menjadi istri Ade Suhendra, pemain tengah PMU.

Ibu satu anak yang biasa dipanggil Rana ini memang sangat dekat dengan dunia si kulit bundar. Bukan semata-mata karena ia istri seorang pesepakbola. Tapi karena ia memang anak salah satu pelatih sepakbola kenamaan di Indonesia, yakni Mundari Karya.

Di dekat bench pemain cadangan sebelah selatan, Rana berbincang santai dengan sejumlah wartawan yang sedang meliput latihan PMU. Ia mengatakan, dirinya memang sudah merencanakan jauh-jauh hari sebelumnya untuk datang ke Bangkalan. “Jadi bukan karena mas Ade cetak gol lawan Persipura. Tapi memang diniatkan mau datang kesini”,ucapnya.

Usai latihan, Ade Suhendra langsung menghampiri Rana dan anaknya, Zavier Araska Zahendra. Dengan senyum mengembang, ia menggendong Zavier yang masih berumur 3 tahun tersebut. “Senang saja disambangi keluarga, mas”,kata Ade kepada maduracorner.com.

Ia pun menuturkan, dirinya merasa bangga bisa mencetak 1 gol saat lawan Persipura di Stadion Mandala Jayapura, hari jumat lalu (7/2). Apalagi, gol yang mampu menyumbangkan 1 poin bagi tim tersebut dicetaknya dengan luar biasa. Yakni melalui canon ball dari luar kotak penalti. “Luar biasa. Sangat sangat senang sekaligus bangga”,tuturnya.

Ade pun mengaku sangat menikmati karir barunya sebagai pemain sepakbola di tanah Madura. Menurut Ade, masyarakat Madura sangat ramah. Jauh dari kesan yang ada di pikirannya sebelum ke Madura. “Saya senang disini. Betah. Masyarakatnya ramah. Suasana dalam tim juga kompak. Pokonya menyenangkan”,tambah Ade sambil tersenyum.

Mengenai prospek PMU sebagai salah satu klub yang berkompetisi di ISL, tandem Slamet Nur Cahyo di Lini tengah PMU ini yakin, bahwa skuad berjuluk Laskar Sapeh Kerap tersebut akan mampu bersaing dengan tim-tim lain nantinya.

“Kondisi tim bagus. Managemen dan pemain juga kompak. Ini modal untuk maju bagi sebuah klub. Apalagi tim ini memiliki pemain-pemain dengan kualitas bagus pula. Saya yakin, tim ini bisa bersaing. Semoga bisa makin lebih baik lagi nantinya”,pungkas Ade sambil berlalu menggendong Zavier. (mad)

Email Autoresponder indonesia