Dana Pengembalian Jaminan Darah Tak Jelas, Warga Wadul Dewan

649 views

Peserta Jamkesmas | oleh : Teguh

Maduracorner.com, Sumenep – Masyarakat keluhkan pengembalian dana jaminan darah sebesar Rp 300.000,- perkantong,  oleh Unit Palang Merah Indonesia (PMI) Sumenep.  Dana itu memestinya dikembalikan jika peserta jamkesmas sudah melengkapi persyaratannya.

Namun oleh PMI masih diundur hingga batas waktu yang tidak jelas. Maka dana jaminan itu ngendon di PMI, yang kemudian masyarakat  melaporkan kejadian itu pada komisi D DPRD Sumenep, selaku konterpad Dinas Kesehatan.
 
Menurut Subaidi, Ketua Komisi D, DPRD Sumenep, Jum’at (11/7), mengakui pihaknya memang banyak menerima laporan dan keluhan dari masyarakat, soal proses pengembalian uang jaminan darah di PMI Sumenep, padahal semua biaya berobat bagi warga miskin sudah ditanggung oleh pemerintah.

“Tapi itulah  mengapa uang jaminan dari masyarakat tidak segera dikembalikan ?, ini kan aneh,” katanya dengan nada heran.
 
Bagi warga yang membutuhkan darah di PMI Sumenep, harus menitipkan uang jaminan sebesar Rp 300 ribu per kantong. Dan apabila si pasien sudah melengkapi surat keterangan miskin dari desa, Kecamatan, hingga Dinkes, maka uang jaminan itu akan dikembalikan oleh PMI.

“Namun kenyataannya, pengembalian uang jaminan dari PMI serba tidak jelas, bahkan ada yang satu tahun dananya ngendap di PMI,” ungkapnya.
 
Untuk mengurai persoalan terlambatnya pengembalian dana titipan dari masyarakat, maka komisi D, menilai perlu adanya hearing dengan pihak terkait seperti Dinkes, Rumah Sakit dan dari PMI, sehingga persoalan pengembalian dana jaminan dari masyarakat sebesar Rp 300 ribu/kantong darah segera terasi.

Sementara Kepala PMI Cabang Sumenep, Moh. Saleh mengakui jika pengembalian dana titipan dari masyarakat memang mengalami keterlambatan. Hal itu dikarenakan PMI masih menunggu pembayaran dana dari Dinas kesehatan maupun rumah sakit, setelah dibayar lunas oleh dua instansi pemerintah ini, maka akan dikebalikan dana titipan pada pasien. (tgh/lam)

Email Autoresponder indonesia