Dana PSKS Dipotong 400 Ribu Rupiah, Warga Protes dan Mengadu ke Polsek

image

Warga Yang Melakukan Aksi Protes di Halaman Mapolsek

Sampang,maduracorner.com – Ratusan warga Desa Tambelengan, Kecamatan Tambelengan menggelar aksi protes di halaman mapolsek setempat, jumat (15/5/2015) siang. Mereka hendak melaporkan adanya pemotongan bantuan dana PSKS dari pemerintah pusat. Diduga kuat, tindakan tersebut melibatkan oknum perangkat desa mereka.

Dam aksinya, ratusan warga ini membeberkan uang kertas sejumlah 200 ribu rupiah yang sudah mereka terima. Uang tersebut berupa uang kertas pecahan 50 ribuan.

Warga menyatakan, uang bantuan PSKS yang mereka terima sudah tidak utuh lagi. Yakni hanya mendapat 200 ribu rupiah dari yang seharusnya 600 ribu rupiah. Alias dipotong empat ratus ribu rupiah. “Cuma dibagikan 200 ribu ini saja, pak. Sisanya dipotong waktu pembagian dibalai (kantor desa)”,tutur salah satu penerima PSKS, Raudah kepada maduracorner.com dengan mimik kecewa.

Warga juga menuturkan, pemotongan ini dilakukan berdasarkan hasil musyawarah sejumlah tokoh desa. Yakni untuk dibagi rata karena banyak warga miskin lainnya yang tidak menerima. “Itu keterangan mereka (aparat desa). Tapi kami kok tidak mengetahui”,tambah Raudah.

Namun rupanya, hasil musyawarah untuk pemerataan tersebut tidak diterima sepenuhnya oleh sebagian besar penerima. Mereka pun tetap menuntut, uang mereka harus tetap utuh dibagikan. “Kami tetap minta uang kami utuh, 600 ribu rupiah!”,tegas seorang ibu setengah baya penerima PSKS lainnya.

Sementara Berdasarkan data yang ada, para penerima dana PSKS di Desa Tambelengan sebanyak 530 rumah tangga miskin. (mad)

Penulis: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia