Demo Kasus Korupsi 16 Milyar Berlangsung Panas di Sampang

637 views
image

Demo Kasus Korupsi 16 M di Sampang

Sampang,maduracorner.com – Aksi unjuk rasa 30 orang yang tergabung dalam Parlemen Masyarakat Dizalimi (Parmadi) berlangsung panas, kamis (12/02/2015) siang. Bahkan, demo yang digelar di depan Pemkab Sampang ini diwarnai aksi pelemparan telur ke arah gedung pemerintahan tersebut. Beruntung, aksi ini tidak direaksi oleh aparat polisi yang melakukan penjagaan.

Sambil berorasi, massa menuntut Bupati Sampang Fannan Hasyib untuk keluar menemui massa. Mereka pun menuding, sang bupati sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas hilangnya uang 16 milyar dari bagi hasil migas di wilayah Sampang tersebut.

Massa juga sempat berusaha menerobos barisan polisi. Namun usaha tersebut tidak berhasil karena aparat keamanan menghalangi. Sehingga sempat terjadi aksi saling dorong. Demonstran juga berupaya menyegel pintu gerbang Pemkab Sampang. Tapi upaya ini pun digagalkan polisi.

“PT SMP sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terindikasi melakukan kongkalikong dengan menyelundupkan kekayaan negara sebesar 16 milyar dari hasil migas periode 2012. Bupati harus bertanggung jawab atas hilangnya uang negara tersebut,” teriak Abisono yang bertindak sebagai orator demo.

Sambil berorasi, massa meneriakkan yel-yel ‘turunkan bupati’. Teriakan ini didasarkan pada tudingan mereka bahwa Fannan Hasyib-lah yang harus bertanggung jawab atas ketidakjelasan uang 16 milyar tersebut. Mereka juga menuntut dilakukannya audit ulang PT GSM yang diduga menerima 16 milyar bagi hasil migas dari PT SMP. (mar/mad)

Penulis : S Umar Al Farouq

Email Autoresponder indonesia