Demo Polres Bangkalan, Ribuan Santri Dan Ulama Tuntut Sukmawati Dipenjara

Maduracorner.com, Bangkalan, Ribuan santri Pondok Pesantren Sabenih dan Forum Umat Islam Bangkalan (FUIBB) melakukan gelombang aksi di depan Polres Bangkalan, Rabu, (27/11/2019).

Ribuan demonstran tersebut menuntut Sukmawati agar secepatnya di jebloskan ke penjara karena telah menistakan agama dengan membandingkan derajadnya Nabi Muhammad SAW. dengan Presiden Sukarno.

Gelombang aksi ribuan santri dan ulama tersebut sampai di Polres Bangkalan sekitar pukul 10:25 wib, dan berorasi di depan Mapolres Bangkalan.

Kemudin Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra menerima perwakilan dari massa aksi dengan melaksanakan audensi di ruangan serbaguna Polres Bangkalan.

“Kami menuntut proses hukum Sukmawati dilakukan dengan cepat dan tidak berlarut – larut karna pasalnya sudah jelas, pasal yang dilanggar pasal 165 A tentang penistaan agama,” kata salah satu koordinator aksi, Habib Muhammad Bahar setelah audensi selesai.

Ia juga mengatakan menyuarakan sesuai apa yang diminta oleh umat dalam hal tersebut seluruh umat Islam di Madura, khususnya di Bangkalan, menuntut Sukmawati dipenjara.

“Kami berharap kepada kepolisian agar serius menangani kasus tersebut sehingga terbukti. Dan tidak hanya mengatakan dalam proses terus,”tambahnya.

Menurutnya, Sukmawati harus di penjara karena dalam hukum Islam apabila menghina Nabi Muhammad SAW maka dipancung, akan tetapi kita berada di Indonesia sehingga harus di hukum sesuai undang undang yang ada di negara kita.

“Negara kita adalah negara hukum dan kita juga taat hukum dan patuh hukum. Namun pelanggaran Sukmawati itu jelas bahwa pasal yang dilanggar tersebut tuntutannya harus dilaksankan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, hari ini memberikan pelayanan pengamanan terhadap Forum Umat Islam Bangkalan yang melakukan aksi menyampaikan aspirasi kepada kami dalam konteks tuntutan dari pernyataan perkataan Sukmawati beberapa hari lalu.

Selain menerima pelayanan pengamanan, pihaknya juga mengatakan menerima pengaduan dalam proses hukum Sukmawati agar diperhatikan. Agar proses hukum yang dilaporkan umat Islam di Polda Mitro Jaya di Jakarta benar – benar di proses. Namun, dalam konteks tersebut kami tidak memiliki kewenangan karna hal tersebut di Jakarta.

“Akan tetapi di Bangkalan terkait pengaduan akan menjadi laporan Polres Bangkalan ke Polri bahwa hari ini ada gelombang aksi aspirasi yang di lakukan umat Islam di Bangkalan,” pungkasnya. (TKN).

Email Autoresponder indonesia