Desa Se-kecamatan Galis Alami Kekeringan Dan Krisis Air Bersih

Warga desa Separah, Hasanah tampak mendorong gerobak air sejauh 2 kilometer. foto: aryan/mc.com

Warga desa Separah, Hasanah tampak mendorong gerobak air sejauh 2 kilometer. foto: aryan/mc.com

Dropping Air Belum Mampu Atasi Krisis | Oleh : Aryan
Maduracorner.com,Bangkalan – Kekeringan dan krisis air bersih sebagai dampak musim kemarau merata terjadi di seluruh desa se-kecamatan Galis. Bahkan 9 diantaranya mengalami siklus kering terparah, yakni desa Tellok, Pakaan Dajah, Pakaan Laok, Kranggan Timur, Kajuanak, Separah, Kelbung, Daleman serta Desa Blateran.

“Kondisi ini sudah dilaporkan dalam rapat koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait lainnya. Dan secara bergiliran, sudah ditindak lanjuti dengan adanya dropping air bersih meski masih belum merata ke seluruh kawasan,” ujar Camat Galis Iriyono melalui Kasie Pemerintahan,Syaiful Kecamatan Galis, Selasa (17/9).

Kondisi ini juga memaksa warga setempat harus bersusah payah berburu air. Bahkan sebagian dari mereka harus jalan kaki mendorong gerobak air dari sumur sejauh 2 kilometer.

“Untuk mendapatkan air bersih, saya minta disumur tetangga dengan cara mendorong gerobak berisi 4 jerigen sejauh 2 kilometer,” tutur Hasanah, warga Separah.(yan/krs)

Email Autoresponder indonesia