Dewan Pendidikan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pengrusakan SDN Demangan 4

Guru SDN Demangan 4  bersihkan kantor yang dirusak-foto:Ahmad/MC.com

Guru SDN Demangan 4 bersihkan kantor yang dirusak-foto:Ahmad/MC.com

Kasus pengrusakan itu bermotif pendidikan atau Politik I Oleh : A.Shohib

Maduracorner.com,Bangkalan– Dewan Pendidikan (DP) kabupaten Bangkalan mendesak agar polisi mengusut tuntas kasus pengrusakan SDN Demangan 4. “Polisi harus mengusut tuntas kasus pengrusakan itu, karena peristiwa pengrusakan itu sangat menganggu piskologis siswa di SDN itu sendiri,” kata Ketua Bidang sarana prasana Dewan Pendidikan Bangkalan,Jimhur Saros Minggu (23/3).

Dikatakan Jimhur, sebab adanya kasus pengrusakan itu secara kejiwaan kaitannya sangat akan terimbas juga. “Saya melihat kasus pengrusakan ini sangat komplek, kalau menyangkut psikologis siswa, siswa di sekolah itu bisa rusak secara kejiwaan, sebab kekerasan itu tidak ada yang berhubungan dengan pendidikan,” jelasnya.

Makanya kata Jimhur, poliisi harus bisa mengungkap dan mengusut motif dari kasus pengrusakan SDN tersebut. “Apakah motif pengrusakan itu ada keterkaitan dengan pendidikan, atau ada motif politik,” tuturnya.

Lebih lanjut Jimhur menjelaskan, jika pengrusakan yang terjadi di SDN Demangan 4 itu terkait dengan pendidikan, maka harus diselesaikan secara musyawarah. “Kalau motifnya pendidikan segera diseleasaikan secara koperatif dan muasyawarah bukan dengan cara kekerasan,” katanya.

Namun Apabila pengrusakan sekolah itu berkaitan dengan politik maka hal ini sangat berbahaya dan polisi harus mengusut tuntas masalah tersebut. “Kalau motifnya politik ini sangat parah sekali, dan polisi harus mengungkap siapa palakunya, bukan mustahil kasus ini berkaitan dengan politik, maka pelakunya harus di hukum berat, sebab dari aspek hukum yang bertangung jawab adalah pihak kepolisian” tukasnya.

Sebab kata Jimhur, selama ini ada kasus kekerasan dalam pendidikan tidak pernah diusut tuntas. “Apakah kinerja polisi yang memang tidak beres, dan apakah ini memang kerjanya mafia,” punkas Jimhur. (shb)

Email Autoresponder indonesia