Dinilai Gagal, ISED Desak BPWS Dibubarkan Saja!

625 views

image

Bangkalan,maduracorner.com – Badan Pembangunan Wilayah Surabaya (BPWS) terus mendapat sorotan dari berbagai elemen di Madura. Kali ini giliran Institution of Social Economy and Democracy (ISED) Bangkalan yang mengkritik lembaga tersebut. Pasalnya, kinerja BPWS selama ini terkesan gagal dan dinilai tumpang tindih dengan 4 pemerintah kabupaten (Pemkab) se – Madura, khususnya Bangkalan.

Menurut Direktur ISED Bangkalan Mahallil Wasit, keberadaan BPWS ternyata belum mampu mendorong kemajuan Madura. Karena tujuan didirikannya BPWS oleh pemerintah dimaksudkan untuk mensenjahterakan masyarakat Madura

Mereka pun secara frontal mendesak pemerintah pusat membubarkan BPWS. “Kinerja BPWS selama ini gagal menjalankan tugasnya,” ujar Direktur ISED Bangkalan, Mahallil Wasit, Sabtu. (14/2/2015) siang kepada maduracorner.com. 

Padahal, anggaran program sudah dikucurkan pemerintah kepada BPWS untuk menjembatani pertumbuhan dan percepatan ekonomi pada 4 kabupaten di Madura. Yakni Kabupaten Sampang Sumenep, Pemekasan dan Bangkalan. “Kinerja BPWS tidak jelas, bahkan terkesan tumpang tindih dengan PemkabM se-Madura,” ungkapnya.

“Itu sebabnya mengapa kami sebut mahluk BPWS selama ini hanya sebatas menghambur-hamburkan anggaran saja karena programnya tidak jelas”,tambah Mahalli lagi.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, ISED pun secara tegas meminta pada pemerintah untuk mengevaluasi keberadaan BPWS. Jika nantinya BPWS dilikuidasi, ISED pun berharap segala kewenangan yang saat ini diemban BPWS dikembalikan lagi kepada pemkab masing-masing untuk mengelolanya, sebagaimana yang tertuang dalam UU 23/2004 tentang otonomi daerah (otoda).  “Dengan desentralisasi dan otoda, pemerintah secepatnya harus mengambil alih fungsi dan peran BPWS yang selama ini terbukti telah gagal dalam menjalankan tugasnya,” pungkasnya. (yan/mad)

Penulis: Aryan

Email Autoresponder indonesia