Dinilai Merusak Cagar Budaya, BPCP Jatim Semprot Disbudpar Bangkalan

Bangkalan, Maduracorner.com, Badan Peneliti Cagar Budaya (BPCP) Jawa Timur soroti Proyek Pemugaran Makam Agung di Desa Makam Agung, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.

Pemugaran dengan membangun cungkup makam di makam Agung yang dibangun tahun 2019 oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) itu dinilai merusak cagar budaya.

Kepala Badan Peneliti Cagar Budaya (BPCP) Jawa Timur, Andi Muhammad Said menyampaikan, telihat merusak dan merubah keaslian cagar budaya. Sehingga bangunan yang menyentuh cagar budaya itu harus dipindahkan.

Ia meminta bangunan apapun tidak boleh merusak apalagi mengganggu keaslian cagar budayanya.

“Jadi bangunan yang menyentuh bagian cagar budaya itu harus dipindahkan atau diperbaiki lagi,” ujarnya saat menggelar dengan kepala disbudpar Bangkalan dan sejumlah tokoh pelestari cagar budaya, Kamis (25/06).

Sebelum dibangun, kata Andi, BPCP tidak mengetahui pembaruan yang menelan anggaran sebesar Rp 137 juta.

“Akan tetapi saat dilakukan penelitian, bangunan itu menyentuh bagian cagar budaya, sehingga harus diperbaiki,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Bangkalan, Hasan Faisol, menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang sudah dilakukan dalam pembangunan cungkup makam itu. Pihaknya berjanji akan segera bertindak memperbaiki bangunan itu.

“Kami akan sesegera mungkin melakukan perbaikan sesuai arahan BPCB dan para tokoh budayawan Bangkalan,” ujarnya.

Faisol mengaku, memang ada dalam pembangunan cungkup makam terdapat merusak dan merubah corak dari cagar budaya disampingnya.

“Hanya menyerempet sedikit ke pagar makam namun jami yakin bisa mengembalikannya seperti semula,” pungkasnya.(ris/tkn).

Email Autoresponder indonesia