Dinkes Semprotkan Obat Anti Leptospirosis

838 views
image

Dinkes Semprotkan Obat Anti Leptospirosis

Sampang, maduracorner.com – Satu pasien leptospirosis atas nama Slamet (40) warga Desa Gunung Maddah Kecamatan Kota Sampang, di RSUD Sampang, meninggal Selasa (08/03/2016) dini hari tadi. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang langsung merespon hal itu dengan melakukan penyemprotan obat pembasmi kuman leptospirosis.

Obat disinfektan dari bahan lisol disemprotkan ke pemukiman penduduk dan 48 lembaga sekolah yang terendam banjir pada beberapa hari lalu. Dinas Kesehatan juga membagikan obat anti leptospirosis doxycycline kepada penduduk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Firman Pria Abadi mengatakan, merasa kecolongan dengan meninggalnya Slamet. Sebab korban terjangkit virus leptospirosis pada saat kewaspadaan leptospirosis sudah berakhir.

“Kami merasa kecolongan bahwa pada minggu kedua atau hari ke sembilan pasca banjir muncul penderita leptospirosis,” ujar Firman.

Untuk mencegah meluasnya virus leptospirosis, penyemprotan anti kuman tikus terus dilakukan hingga sepuluh hari ke depan.

“Karena munculnya kasus ini, maka kewaspadaan leptospirosis kami perpanjang sampai dua kali masa inkubasi atau sekitar tanggal 17 hari mendatang,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasien leptospirosis bernama Slamet meninggal dunia di rumah sakit Sampang saat mendapatkan perawatan di ruang ICU. (aji)

Editor: Buyung Pambudi

Email Autoresponder indonesia