Dinsosnakertrans Belum Terima Surat Resmi Terkait Moratorium TKI

image

Foto kenangan Zainab Binti Duhri Rupa (jilbab hitam tengah) Bersama Keluarganya

Bangkalan,maduracorner.com – Kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bangkalan mengaku belum menerima surat resmi dari pemerintah pusat mengenai moratorium TKI hingga saat ini. Meski demikian, kebijakan penghentian pengiriman TKI itu akan tetap dipatuhi.

“Mulai Mei 2015 kami tidak akan memproses berkas tenaga kerja bidang informal ke-21 negara di kawasan Timur Tengah. Ini sebagaimana kebijakan pemerintah pusat yang kami dengar dari berita di media,”terang Kabid Pengawasan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Bangkalan, Takdir Mulyanto kepada maduracorner.com, senin (11/52015).

Akan tetapi sambung Takdir, berkas permohonan yang diajukan sebelum bulan Mei, tetap diproses. Dengan catatan, masa pengajuan berkas tersebut dilakukan pada Januari atau Februari 2015. Apalagi, tujuan pengajuan berkas tersebut bukan ke negara yang terkena moratorium.

“Kalau yang mengajukan sebelum adanya kebijakan yang baru ini, ya tetap kami proses. Sejauh ini,  rata-rata tujuannya masih dalam kawasan Asia Tenggara. Belum ada yang yang ke Timur Tengah,”tambahnya.

Sekretaris Dinsosnakertrans Bangkalan, Siti Aminah, menambahkan tanpa adanya moratorium, jumlah warga Bangkalan yang mendaftar sebagai pekerja informal ke Timur Tengah jauh menurun. Bisa jadi, hal ini dikarenakan banyaknya kasus hokum yang menimpa TKI asal Bangkalan di negara-negara Jazirah Arab tersebut. Termasuk yang menimpa TKW asal Mertajesah bulan april lalu.

“Contohnya pada tahun 2014, kebanyakan warga Bangkalan mengajukan lamaran untuk bekerja di bidang formal hanya ke Negara-negara Asia Tenggara dan Timur. Seperti ke Malaysia, Brunai, Hongkong dan Taiwan,”tandas Aminah. (her/mad)

Penulis: Heriyanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia