Dipicu Masalah HP, Suami di Tanah Merah Tega Bacok Istri

1956 views

Penyidik Poksek Tanah Merah saat memeriksa tersangka kasus KDRT. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Sahrullah (22) warga Desa Landak, Kecamatan Tanah merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, harus mendekam di balik jeruji Polsek setempat. Ia ditangkap polisi, karena membacok istrinya yang tengah hamil sembilan bulan.

Kasus kekerasaran dalam rumah tangga (KDRT) ini, berawal dari percekcokan tersangka dengan istrinya Maisaroh (22) warga Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar. Masalah handphone (HP), diduga menjadi pemicu pertengkaran sepasang suami istri itu.

“Korban dianiaya hingga dibacok menggunakan pisau,” kata Kapolsek Tanah Merah, AKP Andi Bahtera, Jumat (22/2/2019).

Kronologisnya, tersangka yang baru tiba dari Surabaya mendapat pertanayaan perihal HP milik istrinya yang ia bawa sebelumnya. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba tersangka dan istrinya terlibat percekcokan mulut.

Bahkan, pertengkaran yang dipicu masalah sepele itu berujung pada penganiayaan. Tersangka menampar, memukul, dan menendang hingga bagian pundak kiri istrinya disabet menggunakan senjata tajam (sajam).

“Istrinya yang sedang hamil sembilan bulan, mengalami luka memar di pipi kiri dan kanan, mata kanan, lengan kiri dan kanan, punggung, telapak kaki kanan, serta luka robek,” imbuhnya.

Polsek Tanah Merah mengamankan barang bukti baju daster milik korban yang terdapat bercak darah, dan senjata tajam jenis pisau lengkap dengan sarung pengamannya dalam kasus kekerasan itu.

“Tersangka dijerat pasal 44 Ayat 2 Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT,” tandas Kapolsek Tanah Merah, AKP Andi Bahtera. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad