Disdik Tidak Memberikan Kesempatan Pada Siswa Yang Drop Out UN

31 siswa tak ikut UN, Tak ada Ujian susulan I Oleh : A.Shohib

Maduracorner.com,Bangkalan– Dinas Pendidikan kabupaten Bangkalan (Disdik) tidak akan memberikan kesempatan kepada peserta Ujian Nasional (UN) yang tidak mengikuti UN karena alasan menikah atau pergi merantau “Jadi peserta UN yang ngak hadir, bagi mereka tidak ada ujian susulan karena mereka semuanya Drop out atau DO,” kata Kepala Dinas pendidikan kabupaten Bangkalan, Moh Mohni melalui Kasi Kurikulum SMP,SMA,SMK, Risman Irianto, Selasa (15/4)

Dijelaskan dia, jumlah siswa yang tidak mengikuti UN pada pelaksanaan UN tahun ini ada sebanyak 31 siswa. “Alasan mereka tidak ikut UN karena kawin dan ikut orang tuanya merantau,” kata Risman.

Dari pantauan MC.com disejumlah SMA sekolah penyelanggaran UN memang masih ditemukan beberapa siswi yang tidak ikut UN karena dikawinkan “Di SMK-N 1 Labang ini ada satu siswi yang ngak ikut UN karena dikawinkan, sementara dari SMK penggabung ada 2 siswi, yang 2 siswi ini kan dari sekolah yang ada pondok pesantren,” terang Kepala SMK-N 1 Labang, Azizah.

Dikatakan Azizah, pihak sekolah sebenarnya sudah mendatangi orang tua Mahmudah di desa Sukolilo Barat dan merayu agar anaknya diikutkan UN terlebih dahulu. “Sejak semester 5 kami sudah merayu, baik orang tua maupun siswinya agar ikut UN biar mempunyai ijazah, tapi dia tidak mau dan tetap memilih menikahkan anaknya,” jelas Azizah.

Lebih lanjut Azizah menjelaskan, dirinya rela mendatangi rumah siswi yang mau menikah itu, kerana yang bersangkutan sudah masuk ke dalam daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta UN. “Kami eman gitu, tapi dia tetap ngak mau ikut UN,” katanya.

Sementara itu, di SMAN-3 Bangkalan ada 1 orang siswa yang tidak mengikuti UN, siswa atas nama Faisal asal kecamatan Burneh ini drop out dari UN karena dibawa merantau oleh orang tuanya ke pulau Kalimantan. “Di sekolah kami hanya 1 orang siswa yang mengundurkan diri dan tidak ikut UN karena pergi merantau, kata orang tuanya di perantauan akan diikutkan ujian kejar paket,” kata Kepala SMAN-3 Abd Syakur.

Sedangkan di. SMKN-1 Kwanyar, peserta UN yang drop out (DO) sebanyak 3 orang siswa. “Kalau yang ngak ikut. UN ada 3 siswa tapi semunya dari. SMK swasta yang UN-nya bergabung dengan SMKN-1. Kalau dari sekolah kami sendiri pesertanya lengkap,” terang Kasek SMKN-1 Kwanyar, Achmad Faidol. (shb)

Email Autoresponder indonesia