Dispartanak Minta Petani Berhati-Hati Bila Hendak Bercocok Tanam

Hujan Masih Bersifat Sporadis | Oleh : Aryan

Salah satu lahan milik petani sawah tadah hujan di Kecamatan Burneh.-foto : dokumen/MC.com

Salah satu lahan milik petani sawah tadah hujan di Kecamatan Burneh.-foto : dokumen/MC.com

 

 

Maduracorner.com,Bangkalan – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispernak) Kabupaten Bangkalan, meminta agar petani tidak tergesa-gesa menyikapi hujan yang turun beberapa hari belakangan ini, sebab hujan yang terus bersifat sporadis, dan belum saatnya untuk bercocok tanam. “Petani yang memiliki lahan berstatus sawah tadah hujan sebaiknya berpikir ulang jika hendak memanfaatkan hujan sesaat itu untuk bercocok tanam,” kata Kepala Dispernak Bangkalan, Puguh Santoso melalui Kabid Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Geger Heri yanto, Selasa, (22/10).

Menurutnya, bagi petani yang memiliki lahan kering maupun sawah tadah hujan, sebaiknya menunggu hingga terjadinya pergantian iklim dari musim kemarau ke musim hujan, karena untuk becocok tanam pada memerlukan ketersediaan air yang banyak. “Itu sebabnya mengapa saya mewanti – wanti para petani yang mempunyai sawah tadah hujan agar tidak sampai berspekulasi dalam bercocok tanam. Resikonya tinggi bila kekurangan air tanamannya akan mati. Namun bagi petani yang memiliki lahan irigasi teratur, tidak ada masalah, sebab sumber airnya tidak pernah kekurangan,” pungkasnya. (yan/min).

Email Autoresponder indonesia