Dispendukcapil Sumenep Buka Layanan KTP Aliran Kepercayaan

Kabid Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep, Wahasah. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi telah mengabulkan permohonan penulisan aliran kepercayaan dalam kolom Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai membuka layanan bagi pemohon KTP aliran kepercayaan.

Dispendukcapil setempat juga telah memperbaharui perangkat cetak KTP, yang di dalamnya tersedia kolom untuk penganut aliran masing-masing kepercayaan tersebut.

Saat ini Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, mulai menindaklunti putusan MK itu dengan membuka layanan pencetakan bagi pemohon sesuai aliran kepercayaannya. Selain itu petugas juga telah memperbaharui perangkat lunak pencetakan KTP elektronik, yang dilengkapi dengan kolom tambahan, yakni kolom bagi penganut aliran kepercayaan.

“Saat ini sudah ada aplikasinya karena mengalami perubahan, menyesuaikan dengan kolom masing-masing aliran yang dianut pemohon,” ujar Kabid Layanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep, Wahasah.

Dijelaskan setelah adanya putusan MK tersebut yang sebelumnya tidak ada kolom aliran kepercayaan, saat ini sudah mulai tertera.

“Buat KTP aliran kepercayaan ya sudah bisa, kalau ada yang mau merubah mereka yang aliran kepercayaan ya silahkan saja, hari ini juga bisa, seandainya ada,” katanya.

Sebelumnya, penulisan kolom khusus bagi penganut aliran kepercayaan ini sempat menuai pro kontra di tengah-tengah masyarakat. Perjuangan para penganut aliran kepercayaan ini telah berlangsung sejak tahun 1953 silam.

Sebanyak 360 organisasi kepercayaan yang ada di Indonesia, terus mengupayakan pengakuan Negara. Dan pada tahun 2017, gugatan para penganut aliran kepercayaan dikabulkan oleh MK. Baru pada bulan Februari 2019 ini, Kemendagri secara resmi membuka layanan dan pencetakan KTP bagi penganut aliran kepercayaan tersebut. (*)

Penulis: Sai

Editor: Ahmad