Disperindag Bangkalan Siapkan Produk Olahan Salak Lebih Kompetitif

image

Bangkalan, maduracorner.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangkalan mulai menggalakan industri lokal dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mulai bergulir awal tahun 2016 mendatang. Kepala Bidang Bina Usaha Industri Disperindag Bangkalan, Ir. R. Siswanto menyatakan, konsep MEA tersebut akan menjadi arena persaingan antar produk dari dalam dan luar negeri di masa yang akan datang.

“MEA adalah tantangan bagi kita semua, bagaimana industri lokal ini juga harus mampu bersaing,”terang Siswanto kepada maduracorner.com, senin (14/12/2015).

Siswanto menambahkan, pengembangan Industri lokal harus juga melalui inovasi produk yang dihasilkan dengan dukungan teknologi. Terutama kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam mengolah sumber daya alam (SDA) yang ada. “Kreativitas dalam menciptakan produk merupakan indikator pasar dan konsumen,”imbuhnya.

Sejauh ini industri lokal yang menjadi garapan menjelang MEA yakni sari buah salak. Yang terdiri atas kurma salak dan stop salak serta dodol durian. Komoditas tersebut adalah produk kreatif hasil olahan yang memiliki nilai jual tinggi. “Tak kalah pentingnya sertifikasi terhadap produk-produk tersebut,” ucap Iswanto. (her/mad)

Penulis: Heriyanyo Ahmad
Editor: Mamad el Shaarawy