Disperindag Terkesan Lamban Atasi Peredaran Saos Yang Membahayakan Bagi Kesehatan

Bangkalan,Maduracorner.com-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan terkesan lamban  mengatasi peredaran saos yang berbahaya. Bagi kesehatan karena diduga mengandung pewarna pakaian. “Disperindag Bangkalan hingga saat ini terkesan lelet atasi peredaran saos  yang dianggap sangat beracun. Karena memakai bahan pewarna pakaian dan berbahaya bagi kesehatan manusia,” ujar Umar dipasar Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan, Senin, (2/2/2015),

Kepala Disperindag Bangkalan, Puguh santoso dikonfirmasi melalui  Kabid Perlindungan Usaha dan Konsumen Disprindag Bangkalan Bangkalan, Doddy Handoko mengatakan antara instansi terkait sebenarnya telah saling berkoordiansi. Tepatnya antara kantor Disperindag Bangkalan dengan Polres Bangkalan, balai penelitaan obat dan makanan (BPOM), Kabid Farmakmin Dinkes Bangkalan dan Satpol.PP Bangkalan. untuk melakukan (inspeksi mendadak) “Cuma tinggal menunggu kesepakatan antara instansi terkait, kami langsung sidak kelapangan. Final ketentuan harinya hari ini, pak,” kata Dody.

Sementara itu, Kepala Pasar Ki Lemah Duwur (KLD) jalan Halim Perdana Kusuma, Bangkalan, Muhamad Busro menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ditemukan  saos Yang membahayakan beredar dipasar KLD. Kalau saos merk lain ada, karena daftar setiap jenis merk sembako, makanan, minuman selalu tercatat rapi dan setiap merk terdaftar rutin dilaporkan perminggunya. “Sampai saat ini untuk saos berbahaya  tidak ada yang dijual di KLD. Gak tahu kalau di supermarket dan mini market dikota Bangkalan,” ungkap mantan kepala pasar Blega tersebut. 

Penulis : Aryan
Editor   : Sohib

Email Autoresponder indonesia