Diterjang Ombak, Puluhan Bangunan di Pesisir Bluto Sumenep Rusak

Warga Dusun Pesisir, Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, bergotong royong membuat tangkis laut darurat dari batu. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM- Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, selama dua hari berturut-turut. Akibatnya, puluhan bangunan di Dusun Pesisir, Desa Pakandangan Barat, rusak parah diterjang ombak.

Gelombang laut yang menghantam pemukiman penduduk pada, Minggu 23 Desember 2018 hingga Senin 24 Desember 2018 dini hari tersebut, juga membuat warga setempat harus mengungsi untuk menyelamatkan diri.

Pantauan Maduracorner.com di lapangan, sekitar 20 bangunan seperti kandang, dapur dan rumah warga yang berlokasi di dekat pantai rusak parah disapu ombak besar setinggi lima meter itu.

“Saat ini warga pesisir tengah menyelamatkan diri dengan mengungsi ke tampat yang lebih aman,” ucap warga setempat, As’ad (48) kepada awak media.

Menurutnya, peristiwa bencana alam itu tidak sampai merenggut korban jiwa. Akan tetapi, sekitar 100 warga merasa trauma dan harus mengungsi karena khawatir akan terjadi ombak susulan.

“Belum ada bantuan dari pemerintah daerah setempat, hanya bapak RT saja yang turun ke lokasi,” imbuh As’ad.

Dia berharap, semua bangunan yang rusak mendapat bantuan renovasi dari pemerintah. Sebab, saat ini perbaikan bangunan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

“Sekarang kami bergotong royong membuat tangkis laut darurat untuk mengantisipasi terjadinya ombak besar susulan yang mengancam keselamatan warga,” tandasnya. (*)

Penulis: Sai

Editor: Riyan Mahesa

Email Autoresponder indonesia