Ditengara Motif Isu Santet, Lelaki Paruh Baya Asal Montorna Dibacok 3 Ninja

Korban Diseksekusi Didepan Istrinya | oleh : teguh

maduracorner.com, Sumenep – Kasus pembunuhan yang ditengarai bermotif isu santet kembali merebak di Sumenep. Dini hari tadi, Kamis (8/5) seorang warga desa Montorna kecamatan Pasongsongan kabupaten Sumenep, Ali alias pak Nipah (50), tewas dibacok orang berpakaian ala ninja.

Kejadian tersebut bermula saat korban bersama Musa’a (45) istrinya, sedang terlelap. Sekitar pukul 1.00 dini hari, Musa’ah terbangun lantaran mendengar suara  jendelanya ada yang pecah. Merasa curiga, Musa’a bangun dari tempat tidurnya dan mendatangi sumber suara itu. Belum lagi ia melihat kaca jendelanya yang pecah, istri korban diancam clurit oleh orang bercadar yang tak dikenalnya.

Dibawah ancaman clurit orang bercadar, istri korban tidak berdaya apalagi berteriak. Sehingga dua teman pelaku lain yang juga bersenta clurit, masuk ke kamarnya dan membantai Ali alias pak Nipah dengan sadis.

“Tiba-tiba ada orang bercadar yang mencegat dan mengancam saya dengan clurit, karena takut saya tidak bisa berbuat apa-apa meski suami saya dibantai didepan mata dalam kamar,” kata Musa’a, Kamis (8/5).

Akibat kejadian tersebut, korban langsung meninggal dunia ditempat kejadian yakni dalam rumahnya. Korban mengalami  luka bacok dibagian leher sebelah kanan, kepala sebelah kanan, bahu kiri dan kanan, paha kanan kiri, serta pipi kiri.

Informasi yang berkembang di tempat kejadian, kasus tersebut ditengara motif dendam berlatar belakang isu santet.

Sayangnya hingga berita ini ditulis, tidak ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Saat dihubungi, Kapolsek Pasongsongan, AKP Sudjito, ponselnya terdengar nada sedang berada diluar jangkauan. (tgh/krs)

Tag: