Dituduh Sebagai Istri Simpanan FA, Keluarga Wiwik Praperadilkan Penyidik KPK

image

Keluarga Wiwik Praperadilkan Penyidik KPK

Bangkalan,maduracorner.com – Gara-gara dituduh sebagai istri simpanan Fuad Amin, keluarga Hj.Tarwiyah alias Wiwik (41) mengajukan pra peradilan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tuduhan ini terlontar saat warga Jalan KH Moch Kholil 8/54 Bangkalan ini diperiksa sebagai saksi Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang disangkakan pada Fuad Amin.

Wiwik menjelaskan, tuduhan penyidik KPK tersebut dianggap mengarah pada tuduhan serius. Ia dituding sebagai istri muda Fuad Amin. Tuduhan ini menurut Wiwik sangatlah merugikan dirinya. Sebab selama ini, ia sendiri telah memiliki suami dan  keluarga.

“Kami menggugat (mempraperadilkan) penyidik KPK karena saat melakukan pemeriksaan telah menuduh adik saya, Wiwik sebagai istri muda FA. Padahal semua tuduhan itu tidak benar,”tegas kakak Wiwik, Humaidi Zaini kepada sejumlah awak media, kamis (12/3/2015) siang.

Humaidi juga menjelaskan, sejumlah pertanyaan yang dilontarkan penyidik KPK terkesan menuduh tanpa alasan. “Diantara beberapa pertanyaan penyidik yang mengarah tuduhan seperti, Kamu punya Fortuner dikasih hadiah FA ya? Berapa jumlah uang yang diberi FA? Kapan dibelikan mobil Freed? Dan rumah kos-kosan itu juga diberi sama FA ya?,”jelas Humaidi menirukan ucapan salah
satu penyidik KPK.

Humaidi pun menegaskan, semua tuduhan itu tidak benar. Menurutnya, mobil yang dimiliki Wiwik bukan pemberian FA melainkan membeli sendiri dengan cara kredit. “Juga tidak pernah diberi uang oleh FA. Disisi lain, penyidik tidak memperlihatkan bukti dan terkesan mengada-ada”,cetusnya. “Entah dari mana sumbernya penyidik KPK bisa menanyakan seperti itu,” sesal Humaidi.

Secara tidak langsung kata Humaidi, pertanyaan yang penuh tekanan oleh penyidik kepada Wiwik tidak berdasar dan mengarah pada fitnah.

“Praperadilan ini dimaksudkan untuk membersihkan nama adik saya. Karena dia seorang ibu rumah tangga dan punya suami. Jika diberi stempel sebagai istri simpanan, kasihan keluarganya. Kami berharap persoalan ini segera menjadi terang benderang. Sebenarnya saya sangat salut kepada KPK, cuma tidak suka dengan cara penyidik dalam memintai keterangan pada saksi,” pungkas Humaidi dengan mimik kesal. (yan/mad).

Penulis: Aryan
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia