Dokter Joni : Tingkat Kesadaran Masyarakat Mulai Meningkat Terapkan Prokes

660 views

Surabaya, Maduracorner.com – Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan covid-19 Jatim, Dr. Joni Wahyuhadi, menyebutkan tingkat kesadaran masyarakat khususnya di Kabupaten Bangkalan sudah mulai meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Serta meningkatnya jumlah masyarakat yang mau dilakukan tes swab.

Hal tersebut disampaikan Dr Joni ketika menghadiri rapat koordinasi penanganan covid-19 di Jatim, khususnya di Kabupaten Bangkalan. Rapat digelar untuk menekan laju penyebaran kasus covid-19, yang terindikasi ada virus varian baru B1617 asal India, telah tersebar secara lokal. Rapat tersebut dilaksanakan di Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (14/6/2021) malam.

“Tingkat kesadaran masyarakat khususnya di Kabupaten Bangkalan sudah mulai meningkat dalam menerapkan protokol kesehatan,” terang Joni.

Menurut Joni, saat ini di Kabupaten Bangkalan diberlakukan tanda berupa stiker warna merah di depan rumah warga, untuk menandakan bahwa rumah tersebut digunakan isolasi mandiri pasien covid-19. Pihaknya juga menemukan virus varian baru B1617 asal India di Bangkalan.

Ini diketahui dari hasil pemeriksaan sampel pada 6 Juni. Terkonfirmasi bahwa terdapat warga Bangkalan non Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terjangkit varian baru asal india. “Sehingga varian baru asal India ini sudah tersebar secara lokal,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan dalam menangani kasus lonjakan covid-19 di Bangkalan meliputi pelaksanaan 3T dan 5M di zona merah, penutupan tempat makan dan tempat ibadah di zona merah, dan perketat pelaksanaan operasi yustisi.

“Terus laksanakan pembagian masker dan bansos kepada masyarakat, serta melaksanakan penggalangan terhadap tokoh agama dan masyarakat, untuk menghimbau mematuhi protokol kesehatan, guna percepatan memutus mata rantai Covid-19,” ucap Nico.

Tak hanya itu, Nico Afinta juga menyampaikan, untuk melaksanakan apel pagi di posko penanganan covid-19 di Bangkalan, guna melakukan monitoring, evaluasi serta berdiskusi terkait perkembangan situasi terkini di wilayah masing-masing.

“Publikasikan kepada masyarakat, setiap langkah-langkah yang telah dilakukan oleh satgas covid-19 dalam menanggulangi lonjakan kasus di Bangkalan, dan melakukan pengetatan penyekatan di Bangkalan, apabila dalam beberapa hari kedepan angka penambahan covid-19 di Bangkalan masih tinggi, untuk mencegah penyebaran di daerah lainnya di Jatim,” pungkasnya.

Rapat tersebut dipimpin Pangdam V/Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. Serta dihadiri oleh Kasdam V/Brawijaya, Danrem 084 Bhaskara Jaya, PJU Kodam V/Brawijaya, PJU Polda Jatim, Kapolrestabes Surabaya, Kadinkes Provinsi Jatim, Ka Kesbang Pol Provinsi Jatim, Plt Kalaksa BPBD Jatim, Kepala satgas covid-19 Jatim, Dandim 0829/Bangkalan, Kapolres Tanjung Perak, Kapolres Bangkalan dan Bupati Bangkalan. (Syaiful)

banner 468x60)

Posting Terkait

Email Autoresponder indonesia