Dugaan Ijazah Palsu Caleg PDIP Bakal Dipolisikan

534 views

 

 

tampak kuasa hukum pelapor, Kamarullah berdebat dengan komisioner KPU. foto : teguh/mc.com

tampak kuasa hukum pelapor, Kamarullah berdebat dengan komisioner KPU. foto : teguh/mc.com

Rabu besok, laporan dilayangkan ke Mapolres setempat | oleh : teguh
maduracorner.com, Sumenep – Sengketa Pemilu terkait laporan ijasah terindikasi palsu yang digunakan UH, caleg DPRD Dapil 2 Sumenep kini memasuki babak baru. Kuasa hukum pelapor, Kamarullah, menjelaskan, akan membawa kasus tersebut ke kepolisian. Langkah tersebut terpaksa dilakukan karena laporan sebelumnya yang dilayangkan ke KPU dan Panwaslu, menurutnya belum juga ada titik terang.

“Kami sudah mendatangi kantor KPU Sumenep untuk menanyakan hasil rapat pleno terkait dugaan tersebut. Tapi, tidak ada hasil. Terkesan kita ini diping-pong. Panwas menyatakan ini ranah KPU, KPU menyatakan  sebaliknya, bahwa kasus dugaan ijazah palsu harus ke Panwas,” kata Kamarullah.

Menurutnya, tidak adanya penyelesaian ditingkat KPU dan Panwas, pihaknya berencana Rabu (7/5) besok, akan melaporkan kasus ini ke Polres Sumenep. Sebab, dalam surat keterangan yang dipakai terlapor, diketahui melampirkan pendidikan terakhir tamatan Sarjana.

“Kasus ini sudah ranah pidana, kita akan laporkan ke Polres Sumenep. Ada 2 poin yang akan dipermasalahkan, yakni penggunaan ijazah palsu setara SMA, dan ijazah Sarjana,” terangnya.

Sementara Komisioner KPU Sumenep, Hidayat Andiyanto,  mengungkapkan, persoalan dugaan ijazah palsu ini bukan kewenangan KPU. Sebab, ketika pemeriksaan berkas administrasi saat pendaftaran caleg kemarin ditemukan ijazah caleg tersebut adalah sah dan memenuhi syarat.

“Hasil veirifkasi administrasi itu menyatakan bahwa ijazah caleg terlapor adalah sah dan memenuhi syarat. Kita pegang surat pernyataan itu dan ditunjukkan kepada pelapor. Jadi, kami anggap persoalan ini tidak ada masalah,” ungkapnya. (tgh/krs)

 

Tag: