Elpiji 3 KG Mulai Langka, Harga-nya Merangkak Naik

729 views

Kelangkaan Elpiji Meluas  |   Oleh : Aryan

H.Zainullah didepan pasar Patemon Tanah Merah, menunjukkan tabung gas Elpiji 3 kg yang kosong-Foto : Aryan/MC.com

H.Zainullah didepan pasar Patemon Tanah Merah, menunjukkan tabung gas Elpiji 3 kg yang kosong-Foto : Aryan/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan-Kelangkaan elpiji tidak hanya terjadi dikota Bangkalan saja, akan tetapi kelangkaan itu sudah meluas hingga ke Kecamatan-kecamatan, termasuk salah satunya kecamatan Tanah Merah. Dari pantauan MC.com dilapangan, Sabtu (18/5) di toko depan pasar Desa Patemon Kecamatan Tanah Merah, selain langka, harga elpiji 3 kg juga mengalami kenaikan. “Sudah seminggu lebih elpiji ditoko saya ini kosong. Baru sekarang ini dikirimi elpiji,” kata pemilik toko H.Zainullah.

Dikatakan H Zainullah, pengiriman elpiji 3 kg jauh dari harapan sebab jika dalam keadaan normal, biasanya setiap 4 hari sekali dirinya dijatah oleh distributor 100 buah, akan tetapi dalam seminggu terakhir ini, waktu pengriman berubah dari 4 hari menjadi seminggu, kadang hingga 10 hari, baru dikirimi elpiji. Jumlahnya-pun  dibatasi cuma diberi jatah 40 tabung elpiji saja. “Biasanya elpiji 3 kg harganya saya terima Rp 12 ribu, sekarang naik menjadi Rp. 13.500/tabung. Sedangkan elpiji 12 kg berubah dari Rp 72 ribu naik menjadi Rp 74 ribu/tabungnya,” ungkapnya.

Hal senada juga dialami Hajjah Supiyah pemilik toko di sebelah barat pasar tradisional Tanah Merah. Di tokonya sudah seminggu lebih stok elpiji 3 kg- kosong. Biasanya elpiji 3 kg dikirim 4 hari sekali, akan tetapi saat ini berubah menjadi 10 hari sekali dan jatahnya juga dikurangi hampir 50 persen. “Jatah elpiji berat 3 kg untuk saya seharusnya 100 tabung, hari ini cuma dikasi 40 tabung dan harganya naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu/tabungnya. Saya tidak tahu apa yang menjadi penyebab elpiji 3 kg menjadi langka dan tersendat-sendat pengirimannya,” tanya Supiyah.

Kepala Disperindag Bangkalan, Nawawi ketika dikonfirmasi menjelaskan,  memang saat ini  jatah elpji 3 kg dikurangi oleh PT Pertamina, disamping itu pengguna gas elpiji 12 kg berpindah ke elpiji 3 kg yang bersubsidi. “Saya tidak tahu mulai kapan pengurangan itu dilakukan,” jelas Nawawi.

Namun imbuh Nawawi yang terpenting, pihak Distributor Elpiji 3 kg tidak melakukan penimbunan. “Ya saya harap jangan sampai ada upaya penimbunan oleh pihak Distributor,” pungkas Nawawi. (yan/min).

Email Autoresponder indonesia