Eman, Puluhan Milyar Rupiah Dana Untuk Desa Ngendap di Kasda Bangkalan

image

Bangkalan,maduracorner.com – Sebanyak Rp 79 milyar dana bantuan untuk desa mengendap di kas daerah (kasda) Pemkab Bangkalan. Hal ini terjadi, karena belum ada satupun dari 273 desa di Kabupaten Bangkalan yang menyetor RPJMdes dan RKPDes sebagai persyaratan memperoleh bantuan desa yang bakal dijadikan APBDes tersebut.

“Ya memang benar. Ada Rp 79 milyar dana bantuan desa yang belum kami cairkan dan hingga saat ini masih dalam posisi ‘parkir’ di kasda Bangkalan,”terang Kepala Bappemas dan Pemdes Bangkalan, Ismed Effendi kepada maduracorner.com, Kamis (20/8/2015) lalu. 

Menurut Ismed Effendi, kondisi ini terjadi juga diakibatkan adanya pilkades secara serentak sebelum bulan ramadhan lalu dan terpilihnya kepala desa yang baru. Sehingga APBDes yang sudah dibuat Pj Kades sebelumnya harus kembali direvisi sesuai keinginan, visi dan misi kades yang baru terpilih.

“Terpaksa harus direvisi meski APBDes sudah sempat diusulkan oleh Pj Kades sebelumnya. Termasuk dalam pengajuan rencana anggaran biaya (RAB) juga ikut direvisi sebelum disahkan oleh konsultan tehnik”,jelasnya.

Ismed memaparkan, proses ini memang harus dilakukan sesuai PP no 22 tahun 2015 tentang pengawalan dana desa. “Kemudian dilanjutkan lagi dengan pembukaan rekening baru atas nama desa masing – masing di Bank Jatim. Selanjutnya usul pengajuan dana b antuan desa itu naik ke kantor Camat setempat dan terakhir diajukan ke Bappemas dan Pemdes Bangkalan. Bantuan dana desa baru bisa dicairkan jika semua syarat yang telah ditentukan sudah dipenuhi,”paparnya.

Mantan Kepala Disnakertrans ini menambahkan, 90% dana bantuan desa sebesar Rp 79 milyar itu akan dibagi rata untuk 273 desa di Bangkalan. Sedangkan 10% sisanya akan ditambahkan ke sejumlah desa sesuai jumlah penduduk dan tingkat kemiskinan warga setempat. “Rata-rata setiap desanya akan mendapat dana bantuan desa antara Rp 250 juta – Rp 300 juta,”pungkasnya. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor.  : Mamad El Shaarawy