Expedisi Mistery Bunker Jepang

1091 views

Mereka telah sampai di “Poelaoe Madoera”. By : Doink

Expedisi Mistery Bunker Jepang

Maduracorner.com.Bangkalan – Minggu 06 April 2014, mentari tersenyum dengan cerahnya menyapa setiap orang yang beraktifitas dengan segala macam kesibukan masing masing di Bumi Madura saat itu.

“ROODEBRUG SOERABIA” suatu Komunitas Penggila Peninggalan Sejarah khususnya Bagunan Benteng benteng Tua yang bertebaran di Bumi Jawadwipa dan sekitarnya.

1511082_10200910094915046_258052755_n

Dengan berkendaraan Sebuah Bus yang disampingnya ada Banner dengan Tulisan “PLESIRAN KE POELAOE GARAM” Benteng Tjakraningrat IV di Bangkalan, Minggoe, 06 April 2014.
Sahabat kita ini setelah menempuh perjalanan menyeberangi Jembatan Suramadu, sampailah di Resto Ole Olang yang disambut dengan suguhan makanan Khas Madura sebagai pertanda Selamat Datang di Madura, Owner Ole Olang Resto di Madura ini sangat peduli sekali kepada kegiatan semacam ini, itulah salah satu kehebatan dari beliau “Mas Abby Ole Olang” yang tak dimiliki oleh lainnya.

1978617_10203484413661744_6294626926775432448_n

Tepat pada pukul 09.00 bergeraklah rombongan ini ke arah Benteng Cakraningrat IV yang lokasinya berada di Desa Tanjung Piring (Jung Pereng) Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan, yang berada dibagian barat pulau Madura, sebagai tuan rumah pada kali ini adalah Komunitas Labhang Bhuta, Bangkalan Memory dan Tretan.com yang berada dibawah Yayasan Koena Madoera,

Sahabat "Roodebrug Soerabaia" tiba di jalan utama Benteng Cakraningrat IV

Sahabat “Roodebrug Soerabaia” tiba di jalan utama Benteng Cakraningrat IV

Ketua Umumnya adalah Meneer Jimhur Van Saros, khusus untuk menyambut kedatangan Tamu Spesial ini telah dibentuk 2 Tim masing masing dengan beberapa personil pendukung Inti diantaranya :

Tim 1 yang stand by di Ole Olang Resto :
1. Kumendan General Jimhur Van Saros
2. Wakil Kumendan General Agus Van Lempar
3. Sekjen General Hidrochin Van Sabarudin
4. Kumendan Fotography General Yanto Van Tretan

Tim 2 yang stand by di Lokasi Benteng Cakraningrat IV :
1. Kumendan Data Topografis General Dimitriev Van Indraena
2. Kumendan Sapu Ranjau General Raden Mas Van Achmad Sjafei
3. Kumendan Lynk Satelit General Andriya Van Saputra
4. Kumendan Cegah Tangkal Gerak Cepat General Yudistira Van Azis Genta

Dengan dibantu personil dari Kodim 0829 Bangkalan dibawah Komando Pasi OPS Kapten Harijadi yang terlebih dahulu tiba dilokasi untuk menyisir daerah lokasi yang dituju supaya aman terkendali selamat dari Insiden sekecil apapun .

Open Ceremonial

Open Ceremonial

 

Sambutan-Ketua-Umum-YAYASAN-KOENA-MADOERA-General-Jimhur-Van-Saros

Sambutan-Ketua-Umum-YAYASAN-KOENA-MADOERA-General-Jimhur-Van-Saros

Kemudian tepat pada pukul 10.00 sampailah rombongan itu di Lokasi Benteng Cakraningrat IV yang terletak pada posisi 112 derajat 41 menit 58,7 detik Bujur Barat dan 7 derajat 2 menit 1,2 detik Lintang Selatan dan langsung diadakan Ceremonial menerima kedatangan Rombongan “ROODEBRUG SOERABAIA” oleh Ketua Umum “YAYASAN KOENA MADOERA” General Jimhur Van Saros, dilanjutkan dengan memberikan TJINDERAMATA berupa sebuah Peta Kuno Rencana Pembangunan Benteng Cakraningrat IV yang dibuat pada tahun 1707 kepada Pimpinan Rombongan Mas Arief Yanuar, dan selanjutnya Mas Arief Yanuar memberikan Tjinderamata kepada Ketua Umum “YAYASAN KOENA MADOERA” General Jimhur Van Saros.

Ketua Umum YAYASAN KOENA MADOERA menerima Tjinderamata dari ROODEBRUG SOERABAIA

Ketua Umum YAYASAN KOENA MADOERA menerima Tjinderamata dari ROODEBRUG SOERABAIA

 

Ketua Umum Yayasan Koena Madoera menyerahkan Tjinderamata berupa Rencana Pembangunan Benteng Cakraningrat IV yang dibuat pada tahun 1707 oleh Belanda

Ketua Umum Yayasan Koena Madoera menyerahkan Tjinderamata berupa Rencana Pembangunan Benteng Cakraningrat IV yang dibuat pada tahun 1707 oleh Belanda

Open Ceremonial bersama Meneer #Olivier_Jhonsons salah seorang peserta dari Belanda

Open Ceremonial bersama Meneer #Olivier_Jhonsons salah seorang peserta dari Belanda

Selanjutnya kedua Tim dari ROODEBRUG SOERABAIA mulai bergerak ke masing masing bastion yang sudah ditentukan pada bagian Utara dan Selatan, Tim yang bergerak menyusurke arah Utara di Pandu Oleh Mas Dimitriev Indrena sebanyak 32 orang dibantu Mas Andry dan yang lainnya,

Perjalanan yang cukup melelahkan

Perjalanan yang cukup melelahkan

 

 

Terasa melelahkan namun pantang Mundur

Terasa melelahkan namun pantang Mundur

 

Pematang sawahpun tetap dilalui

Pematang sawahpun tetap dilalui

sedangkan Tim yang satunya bergerak kearah Selatan dipandu oleh Mas Raden Mas Van Sjafei dibantu oleh Mas Yudistira Van Azis Genta dan General Yanto Van Tretan serta yang lainnya, mereka bergerak menyusuri masing masing Bation dari pukul 11.00 – 15.30, bergantian setelah Tim mengitari Bastion kembali ketitik koempoel kembali dititik awal untuk makan siang demikian pula Tim yang lainnya.

Menyibak jalan setapak demi keamanan

Menyibak jalan setapak demi keamanan

Sang Guidepun selalu sibuk memberi penjelasan. Raden Mas Achmad Syafii walau panas terik hujan badai, kita lalui bersama...

Sang Guidepun selalu sibuk memberi penjelasan. Raden Mas Achmad Syafii walau panas terik hujan badai, kita lalui bersama…

Suasana penuh ceria

Suasana penuh ceria

sumur-yang-ada-di-dekat-lokasi-barat.

sumur-yang-ada-di-dekat-lokasi-barat.

Suasana-didalam-bunkermenyusuri-lorong-bunker-yang-berfungsi-sebagai-perlindungan

Suasana-didalam-bunkermenyusuri-lorong-bunker-yang-berfungsi-sebagai-perlindungan

Sumur-pembuangan-korban-pembantai-orang-terduga-PKI-konon-disini-penuh-mistik-cocok-untuk-uji-nyali.-penduduk-sekitar-tidak-berani-mendekati-sumur-ini-tapi-kita-malah-mendatanginya.

Sumur-pembuangan-korban-pembantai-orang-terduga-PKI-konon-disini-penuh-mistik-cocok-untuk-uji-nyali.-penduduk-sekitar-tidak-berani-mendekati-sumur-ini-tapi-kita-malah-mendatanginya.

bunker-tersebut-terdapat-tulisan-kanji-yang-berbunyi-Kakigenkin-Dilarang-keras-menyalakan-api.

bunker-tersebut-terdapat-tulisan-kanji-yang-berbunyi-Kakigenkin-Dilarang-keras-menyalakan-api.

Kondisi-salah-satu-bastion-di-benteng-Cakraningrat-Bangkalan

Kondisi-salah-satu-bastion-di-benteng-Cakraningrat-Bangkalan

Mas-Gepeng-dijemput-dari-persembunyian-bawah-tanah.

Mas-Gepeng-dijemput-dari-persembunyian-bawah-tanah.

Ruang meeting dalam Bunker

Ruang meeting dalam Bunker

Ketika masuk harus siap dengan Lentera atau Lampu senter

Ketika masuk harus siap dengan Lentera atau Lampu senter

Masukpun harus menunduk agar kepala tetap aman

Masukpun harus menunduk agar kepala tetap aman

Tepat pada pukul 16.00 setelah sholat Ashar berjemaah di Masjid Ujung Piring, semuanya bergerak geser ke arah Lokasi “MERCU SUAR” yg didirikan pada tahun 1878 oleh Pemerintah Belanda, ada yang beristirahat disekitar Bangunan Mercu Suar, ada pula yang menyusuri naik tangga Mercusuar sejumlah 3330 tangga dalam 17 Tingkat untuk bisa sampai ke puncak Mercusuar, dilokasi ini sampai pukul 17.00 dengan bermacam aktivitas yg dilakukan.

Akhirnya tepat pukul 17.30 semua Tim bergerak lagi ketitik awal kedatangan di Ole Olang Resto, untuk melaksanakan Sholat Jemaah Magrib sekaligus makan malam dan beramah tamah untuk persiapan pulang ke Surabaya, setelah foto bersama semua Personil dari Roodebrug Soerabaia dan Personil Labhang Bhuta serta Owner Ole Olang Resto, tibalah saat perpisahan dengan saling berjabat tangan kami melepas Rombongan Sahabat Roodebrug Soerabaia, tepat pukul 19.30, terlihat pada masing masing wajah luapan kegembiraan yang tiada tara bahwasanya Mereka telah sampai di “Poelaoe Madoera”

Demikian sekilas perjalanan Sahabat “Koenjoengan Sahabat Roodebrug Soerabia ke Poelaoe Madoera”

Email Autoresponder indonesia