Fasilitas Kesehatan di Kepulauan Minim

644 views

Sumenep, maduracorner.com -Keluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) asal Kepulauan, Nur Asyur terkait fasilitas kesehatan yang ala kadarnya di hampir seluruh Kecamatan di Kepulauan, diamini oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr Fatoni.

Menurut Fatoni, tidak bisa menyediakan fasilitas kesehatan secara bersamaan tanpa ada tenaga yang profesional. Khususnya pengadaan Alat USG dan pendirian cabang PMI di Kepulauan.

“Kita harus melatih dulu petugasnya khususnya di Kecamatan Arjasa, karena kita memang mau meningkatkan Puskesmas Arjasa menjadi rumah sakit tipe C,” terang Fatoni, Jumat (22/8/2014).

Jadi pihaknya mengaku, dalam waktu dekat akan ada pelatihan-pelatihan yang harus dilakukan terhadap tenaga medis di Kepulauan, agar bisa mengoperasikan alat USG serta tata cara donor darah melalui PMI.

“Tahun depan pelatihan menggunakan alat USG akan dianggarkan. Karena memang harus menyiapkan tenaganya dulu. Sementara PMI tidak bisa buka cabang di Kepulauan, karena memang sudah ada cabang di Kota Sumenep,” dalihnya.

Terkait kesiapan untuk mempermudah ketersediaan stok darah di Kepulauan, pihaknya mengakui, di Kepulauan tidak ada tenaga medis yang terlatih secara profesional.

“Jadi harus ada pelatihan dulu. Baru itu nanti tahun 2015 harus berubah. Kami akan usahakan peningkatan,” tandasnya.

Penulis: Rian Andrian
Editor: Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia