Festival Srikaya 2019 di Kabupaten Sumenep Diserbu Pengunjung 

Bupati Sumenep A Busyro Karim saat menghadiri Featival Srikaya 2019 di lapangan Karapan Sapi, Kecamatan Bluto. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-
Para pecinta kuliner memadati lapangan Karapan Sapi, Desa Bumbungan, Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (24/3/2019). Mereka sedang berburu aneka olahan makanan tradisional berbahan buah srikaya.

Pengunjung yang datang ke Festival Srikaya 2019 itu, dari berbagai daerah. Kegiatan yang digelar oleh komunitas pemuda bekerjasama dengan Dinas Pariwisata itu, untuk mempromosikan potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

Berbagai macam kuliner tradisional dan makanan moderen ditampilkan dalam festival itu. Seperti, lumpia, kue lumpur, sampe mocha, dodol, ice crem, sambal, kripik hingga beragam kemasan minuman yang semuanya itu berbahan dari buah srikaya.

Salah satu aneka olahan tradisional yang paling menyedot perhatian pengunjung adalah bu’uk. Makanan khas Kabupaten Sumenep ini berbahan srikaya yang dicampur beras ketan. Sambalnya juga terbuat dari buah srikaya.

Cara pembuatannya sederhana, cukup dikukus tanpa dicampuri rempah-rempah. Sedangkan untuk penyajiannya, setelah matang bercampur menjadi satu, kemudian di atasnya dikasih parutan kelapa dengan sedikit garam sebagai penyedap.

“Meski baru pertama kali saya membuatnya, tetapi sudah banyak yang minat. Sambal yang dibentuk kemasan botol ini habis terjual,” ujar Sulastri, pembuat sambal berbahan buah srikaya.

Ketua Festival Srikaya 2019, Faidhal Rahman menyanpaikan, kegiatan ini guna mendorong kreatifitas petani srikaya agar lebih kreatif tidak hanya menjual secara tradisional. Namun, dikemas dengan aneka olahan yang lebih profesional dan berkualiatas sehingga menarik wisatawan yang datang ke Kabupaten sumenep.

“Ini baru perdana digelar, ke depan akan lebih dimatangkan lagi supaya petani srikaya lebih kreatif. Apalagi, Kecamatan Bluto menjadi pusat buah srikaya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, A Busyro Karim mengaku bangga sekaligus berterima kasih kepada anak-anak muda dan panitia yang telah menggagas dan melaksanakan acara Festival Srikaya 2019.

“Momen seperti ini dapat mengangkat ciri khas Kabupaten Sumenep di kancah nasional dan internasional. Pastinya, perlu terus dikembangkan dan dilestarikan,” tandasnya. (*)

Penulis: Sai

Editor: Riyan Mahesa