FPI Bangkalan Minta Tutup Warung Nasi Buka Di Bulan Ramadhan

Maduracorner.com, Bangkalan, Front Pembela Islam (FPI) Bangkalan menuntut DPRD setempat membuat Peraturan Daerah (Perda), atau mengusulkan Peraturan Bupati (Perbub) tentang jam buka warung nasi pada bulan Ramadan dan pembukaan pasar Modern.

Tuntutan itu disampaikan pada saat audensi di aula Banggar DPRD Bangkalan, Senin, (17/2/2020) kemarin.

Ketua Bidang Organisasi DPD FPI Madura Habib Muhammad Al Bahar mengatakan, maraknya pembukaan Indomaret di sejumlah wilayah di Bangkalan dan mengingat kejadian bulan puasa tahun kemarin.

“Kami meminta kepada wakil rakyat untuk secepatnya mengusulkan kepada Bupati,” ujarnya.

FPI juga meminta kepada DPRD setempat agar membuat peraturan daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbub) perihal perekonomian yang berpihak kepada masyarakat menengah kebawah dan peraturan jam buka warung nasi disiang bolong pada saat bulan puasa.

“Kami meminta DPRD Bangkalan untuk mengajukan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) mengenai pelarangan buka warung makan disiang hari pada saat bulan ramadhan,” kata Ketua bidang organisasi DPD FPI Madura Habib Muhammad Al Bahar.

“Paling tidak dalam kurun waktu yang tinggal dua bulan ini menuju bulan puasa minimal dibuatkan peraturan bupati (Perbub),” terangnya.

Sementara itu, ketua DPRD Bangkalan Mohammad Fahad menyampaikan sepakat dengan usulan dan masukan dari FPI tersebut.

“Besok kami akan layangkan surat ke Pemkab, paling lambat lusa,” katanya.

Bahkan, pihaknya mengaku sangat mendukung apa yang menjadi tuntutan FPI. Menurutnya sejumlah aspirasi yang membawa nilai-nilai kebaikan buat Pemerintah daerah memang harus diperjuangkan.

“Saya sangat mengapresiasi, akan kami kawal semua, perihal perizinan pembangunan toko modern, Pemkab Bangkalan sudah berkomitmen tidak memperpanjang izinnya lagi,” pungkasnya.(tkn).

Email Autoresponder indonesia