Gara-gara Tak Dikasih Uang Rokok, Warga Tanah Merah Tega Aniaya Ibu dan Adik Kandung

Faisal Kartaus (30) menjalani pemeriksaan di Polsek Tanah Merah. (FOTO: Istimewa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM– Kesal lantaran tidak diberi uang untuk membeli rokok, Faisal Kartaus (30) warga Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan, Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tega menganiaya ibu dan dan adik kandungnya.

“Pelaku ditangkap di rumah temannya. Ketika penangkapan, kami juga mengamankan sebilah pisau milik pelaku,” kata Kapolsek Tanah Merah, AKP Sudaryanto, Senin (1/4/2019).

Dijelaskan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini, terjadi pada Jumat 29 Maret 2019, sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Suharni (64) ibu pelaku, sedang nonton televisi di dalam kamar bersama Ernawati (27) adik pelaku, dan Elgy Dwi Retno Cahyani (22) istri pelaku.

Kemudian, pemuda pengangguran itu datang dan meminta uang untuk membeli rokok. Namun, permintaan pelaku tidak dipenuhi oleh ibunya. Tidak diberi uang, pelaku meluapkan emosinya dengan cara merusak perabotan rumah yang ada di dalam kamar.

“Melihat pelaku marah-marah sambil mengamuk, adik pelaku berteriak,” imbuhnya.

Sudaryanto menjelaskan, teriakan itu membuat pelaku semakin emosi hingga berujung penganiayaan. Pelaku dengan gelap mata menjambak rambut, dan memukul wajah adiknya. Tidak berhenti disitu saja, pelaku juga memukul pipi kanan ibunya.

“Tidak terima dengan perbuatan pelaku, kedua korban melaporkan kasus kekerasan itu kepada kami,” terangnya.

Akibat perbuatannya kata mantan Kapolsek Kamal itu, pelaku dikenakan pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT, dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Pelaku dijerat pasal berlapis, tentang KDRT dan kepemilikan senjata rajam,” ujar Kapolsek Tanah Merah, Bangkalan, AKP Sudaryanto. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad