Gempar Tuntut DPRD Bangkalan Kritisi Pihak Eksekutif

1267 views
image

Gempar Tuntut DPRD Bangkalan Kritisi Pihak Eksekutif

Bangkalan, maduracorner.com – Lemahnya daya kritis DPRD Bangkalan terhadap Pemkab Bangkalan mendapat sorotan tajam saat aksi mahasiswa ke gedung wakil rakyat tersebut, kamis (13/8/2015) siang. Massa yang mengatasnamanakan Gelora Mahasiswa Penyelamat Rakyat (Gempar) tersebut menuntut anggota legislatif tidak hanya mengiyakan segala kemauan dari pihak ekskutif, terutama kinerja Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad.

Dalam orasinya, Korlap Gempar Abd Salam menegaskan, anggota dewan tidak berstatus bawahan dari ekskutif. “DPRD harus memiliki daya kritis terhadap kinerja Bupati Bangkalan. Karena anda sebagai wakil rakyat, bukanlah paduan suara yang hanya bisa bilang kata setuju,” tegasnya.

Menurut Abd Salam, Bangkalan saat ini tengah mengalami krisis kepemimpinan. Maka untuk mengembalikan kewibawaan pemerintahan, massa meminta anggota dewan bisa menggunakan hak interpelasi secara maksimal. “Ketika gaya kepemimpinan ekskutif tidak becus lagi dalam menjalankan tugasnya, kami minta wakil rakyat secepatnya gunakan hak interpelasi,”tandas Abd Salam.

Selain itu, massa Gempar juga menuntut pihak legislatif segera memilih pimpinan mereka yang baru. Hal ini seiring kasus yang menimpa Fuad Amin sebagai Ketua DPRD Bangkalan. “Hal ini agar roda kepemimpinan di dewan menjadi lengkap dan padu dalam mengambil keputusan penting bagi rakyat Bangkalan sendiri,”teriak Abd Salam. 

Menanggapi desakan interpelasi terhadap bupati tersebut, Wakil DPRD Bangkalan, Fatkurrahman mengatakan, pihaknya masih akan memperlajari tuntutan tersebut. “Tidak boleh grasa-grusu, harus dirapatkan atau dibicarakan dengan anggota dewan lainnya. Kemudian secara paripurna baru bisa diputuskan”,tutur Ketua DPC PDIP Bangkalan tersebut.

Sementara mengenai kekosongan Ketua DPRD Bangkalan, menurut Fatkurrahman tidak ada masalah. Karena pimpinan dewan bersifat kolektif kolegial. “Saya sebagai Wakil Ketua 1, bisa langsung mengambil alih pimpinan DPRD Bangkalan. Karena aturan memang begitu. Kalau yang satu berhalangan, bisa diganti dengan yang lain dan itu sah-sah saja,”tegasnya. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad El Shaarawy

Email Autoresponder indonesia