Gerah, Satpol PP Jatim Melurug Penambang Pasir Laut Pantai Taddan

Khawatir rusak ekosistem pantai. penambang pasir diingatkan Satpol PP jatim. foto: arie/mc.com

Khawatir rusak ekosistem pantai. penambang pasir diingatkan Satpol PP jatim. foto: arie/mc.com

 

Aktivitas Penambang Pasir Laut Memprihatinkan | oleh : arie

Maduracorner.com, Sampang – Aktivitas penambangan pasir laut di desa Taddan Camplong Sampang mulai memprihatinkan. Saking parahnya, Satpol PP Propinsi Jawa Timur pun gerah dan terpaksa mendatangi para penambang dan memberikan pencerahan terkait dampak lingkungan yang terjadi akibat aktivitas penambangan pasir laut.

Dengan dibantu Satpol PP Kabupaten Sampang, para petugas penegak perda propinsi ini mendatangi langsung para penambang pasir laut di pantai Taddan Camplong Sampang.

Satpol PP gerah karena berulangkali dirazia, para penambang tetap kembali melakukan penambangan, mereka menganggap mengeruk pasir laut sudah menjadi mata pencaharian mereka.

Satpol PP , Sugiman kepada para penambang pasir laut mengungkapkan akan bahaya penambangan dan menginstruksikan kepada penambang liar segera beralih profesi.

“Penambangan ini harus dihentikan, karena mangrove rusak dan mereka akan kita arahkan untuk usaha lain seperti berjualan di lokasi wisata pantai Camplong,” ujar Sugiman.

Kawasan pantai Taddan Sampang yang sangat luas dipenuhi pasir laut hampir di sepanjang pantai hingga ke permukaan air laut saat sedang surut, warga setempat memanfaatkan pasir laut ini untuk dijual sebagai bahan bangunan rumah, namun mereka tidak memperhatikan lingkungan sehingga banyak mangrove rusak dan mati. (rie/krs)

 

Email Autoresponder indonesia