Gus Ipul Belum Tahu Pasti Jumlah Jama’ah Haji Jawa Timur Yang Menjadi Korban Crane di Arab Saudi

image

Wagub Jatim Saifullah Yusuf Saat Menghadiri Peresmian Program RTLH di Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Pemerintah Propinsi (Pemprop) Jawa Timur hingga saat ini belum mendapatkan informasi yang jelas terkait jumlah jamaah haji asal Jawa Timur yang menjadi korban runtuhnya crane di Masjidil Haram, Mekkah. Meski demikian, pihak pemprop berjanji akan terus melakukan kordinasi dengan Kementrian Agama RI guna memastikan nasib dan jumlah korban.

“Saya belum mengetahui berapa jumlahnya, informasi yang saya dapat tidak ada korban meninggal (yang dari Jawa Timur). Tapi hanya luka-luka sekitar 5 sampai 10 jama’ah. (Tapi) saya khawatir akan bertambah,”kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf kepada maduracorner.com usai menghadiri peresmian program RTLH di Bangkalan, senin (13/9/2015) pagi.

Menurut Gus Ipul, sapaan akrabnya, selain dari pihak Kemenag RI, Pemprop Jatim juga terus mengikuti perkembangan dan informasi dari petugas yang ada di Saudi Arabia. Gus Ipul menegaskan siap membantu jika memang dibutuhkan. “Kami juga ingin cepat mendapatkan informasi yang akurat,” paparnya.

Disinggung terkait kekecewaan keluarga korban yang tidak mendapatkan informasi dari pemerintah, Gus Ipul menjelaskan bahwa hal itu sebagai bentuk kehati-hatian petugas. “Takut salah dalam memberikan informasi karena menyangkut keselamatan orang”,ujar mantan aktivis HMI Cabang Jakarta ini sambil tersenyum.

“Kordinasi antar lini sudah dilakukan. Baik melalui government to government, petugas kita di lapangan dengan pemerintah dan petugas dengan keluarga. Petugas kita tidak berani buru-buru memberikan kabar,”terang Gus Ipul. (her/mad)

Penulis: Donny Heryanto
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia