Hari Pasaran, Antrean Kendaraan di Jalan Raya Tanah Merah Capai 1 Kilometer

Kemacetan Mencapai 1KM  |    Oleh :Aryan

 

Kemacetan yang terjadi didepan pasar tradisional Tanah Merah-Foto : Aryan/MC.com

Kemacetan yang terjadi didepan pasar tradisional Tanah Merah-Foto : Aryan/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan – Hari sabtu yang merupakan hari pasaran di pasar Tradisional Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah mengakibatkan arus lalu litas di jalan raya tersebut macet total, antrean kendaraan pada hari pasaran panjangnya mencapai 1 kilometer lebih. Puluhan kendaraan roda 2 dan roda 4, baik yang akan menuju kota Bangkalan maupun yang menuju kearah kabupaten Sampang terjebak macet.

Kesembrawutan arus lalu lintas semakin diperparah dengan kendaraan yang mau memutar balik ditambah lagi dengan MPU yang menurunkan muatan didepan pasar.  “Saya menunggu hampir 20 menit lamanya, belum juga bisa lewat di depan pasar Tanah Merah,” tutur salah satu supir bus pariwisata, Purwanto.

Kapolres Bangkalan, AKBP Endar Priantoro saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Tanah Merah, AKP Iryanto mengatakan, pihaknya sudah berusaha sekuat tenaga untuk mengatasi kemacetan roda 4 yang merayap didepan pasar tersebut. Dengan menurunkan puluhan anak buahnya dibantu petugas dari Dishub Kominfo Bangkalan namun butuh waktu cukup lama.  “Untuk sepeda motor, mobil jenis sedan pribadi dan MPU kita sudah arahkan ke jalan alternatif yakni melewati jalan Kampung Pos Desa Tanah Merah Dajah Insya Allah, dalam waktu tidak lama lagi kemacetan panjang didepan pasar Tanah Merah itu bisa kita urai dan diatasi petugas keamanan,” pungkas mantan Kapolsek Burneh itu.

Sementara itu, Kepala Pasar Tanah Merah, Syamsul Arifin mengatakan kemacetan roda 4 itu terjadi karena semakin banyak jumlah kendaraan yang lewat di depan pasar Tanah Merah. “Sekarang ini, yang lewat di depan pasar bukan hanya MPU dan truck pengangkut sapi saja. Tapi puluhan bus pariwisata dan truck proyek juga banyak sehingga kemacetan sulit untuk dihindari,” jelas Syamsul. (yan/min)

Email Autoresponder indonesia