Hayo, Laskar Sapeh Kerap Bisa!

393 views
Launching Tim PMU di Kawasan Monumen Arek Lancor Pamekasan

Launching Tim PMU di Kawasan Monumen Arek Lancor Pamekasan

Berharap Keajaiban Rebut Poin Dari Kandang Persipura | Oleh Mamad el Shaarawy

Maduracorner.com, Papua– Persepam Madura United PMU akan dijamu tuan rumah Persipura Jayapura, jumat sore nanti (7/2). Pertandingan yang digelar di Stadion Mandala Jayapura tersebut merupakan laga kedua tour away ke Papua diawal kompetisi ISL 2014 ini. Rencananya bakal disiarkan langsung oleh salah satu TV Group dari media MNC Group jam 15.30 WIB.

Dalam laga sebelumnya, PMU dihabisi Perseru Serui di tempat yang sama dengan skor telak 4-1 (2/1). Hasil ini tentu saja sangat mengecewakan.  Meski begitu, ada factor non-tekhnis yang dituding terjadi dibalik kekalahan tersebut. “Artinya kekalahan ini tidak semata-mata karena factor tekhnis. Saat ini masih dilakukan investigasi oleh pihak managemen terhadap salah satu pemain asing kita”,terang salah satu official PMU kepada maduracorner.com.

Ia menambahkan, jika factor non-tekhnis tersebut benar adanya maka sangat disesalkan. Apalagi dilakukan oleh pemain asing. “Dan tentunya kita tidak akan kalah sebegitu besar”,tambanya.

Bagaimana dengan Persipura? Juara bertahan ISL 2013 ini malah mengalahkan Persela Lamongan juga dengan skor telak, yakni 3 gol tanpa balas. Meski skor mencolok, namun sebenarnya permainan Persipura tak terlalu istimewa. Dua gol Persipura berasal yakni gol kedua dan ketiga merupakan hasil sepakan penalti dan gol bunuh diri pemain Persela sendiri. Hanya gol pertama saja yang merupakan hasil kerja keras tim mutiara hitam tersebut.

Kekuatan Persipura musim ini bisa dibilang tergerus cukup besar. Mereka kehilangan sejumlah pilar tim musim lalu, utamanya dua pemain asing. Yakni Zah Rahan yang hengkang ke klub Malaysia dan Otavio Dutra yang memilih hijrah ke Gresik United. Dua pemain ini merupakan pemain pilar yang nyaris tidak tergantikan perannya. Mereka pun memberi kontribusi besar bagi hasil yang dicapai tim.

Kepergian Zah Rahan setidaknya mengurangi daya kreativitas Persipura. Aksi dan pergerakan maupun umpan matang yang biasanya dilakukan Zah Rahan, belum ada yang bisa menyamai di tubuh Persipura saat ini. Hal tersebut terbukti saat laga melawan Persela Lamongan. Pun begitu di lini belakang mereka. Bio Paulin kehilangan duet sejatinya, Otavio Dutra. Musim lalu, kedua pemain berbeda kebangsaan ini merupakan benteng tangguh pertahanan Persipura.

“Memang betul, Persipura tidak seperti musim lalu. Maka saya berharap, anak-anak bisa bertarung di lapangan untuk merebut poin. Hasil imbang saja, kami sudah merasa bersyukur”, tutur coach Daniel Rukito. (mad)