Hebat! Siswa SMAN 3 Bangkalan Wakili Indonesia di Olimpiade Internasional

Hasbiansyah Cahyadi (18) siswa kelas XII SMAN 3 Bangkalan memegang medali perak piagam penghargaan Thailand International Mathematical Olympiad Heat Round 2018-2019. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Prestasi membanggakan yang diukir Hasbiansyah Cahyadi (18) warga Desa Manggisan, Kecamatan Burneh patut diacungi jempol. Siswa kelas XII SMAN 3 Bangkalan, Madura, Jawa Timur ini, akan mewakili Indonesia pada olimpiade matematika di Thailand, 5 April 2019 mendatang.

Menjadi delegasi di kompetisi level internasional itu diraih Hasbi, setelah berhasil meraih medali perak ketika mengikuti seleksi Thailand International Mathematical Olympiad Heat Round 2018-2019 yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada, Oktober 2018.

“Kami sangat senang sekaligus bangga, karena ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa,” kata Kepala SMAN 3 Bangkalan, Drs Iskandar, Jumat (8/2/2019).

Hasbi dikenal sebagai sosok siswa pendiam yang tekun belajar. Bakat dan talentanya di bidang ilmu matematika, sudah terlihat sejak duduk di bangku kelas IX. Bahkan,
berkat ketekunannya dalam belajar secara mandiri, ia mampu meraih juara II olimpiade sains kabupaten atau OSK 2018.

“Selama ini, dia juga dibimbing secara khusus oleh guru matematika untuk mempertajam kemampuannya,” imbuhnya.

Siswa berperawakan kurus itu, berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Namun, kondisi demikian tidak menyurutkan semangat dan kegigihannya untuk terus belajar dengan serius hingga mampu menorehkan prestasi gemilang.

“Prestasi yang diraih adalah jawaban atas usaha dan kerja keras Hasbi. Memiliki orangtua yang tidak mampu secara ekonomi dijadikan sebagai pelecut semangat dalam belajar,” papar Iskandar.

Hasbi sudah sering ikut olimpiade matematika, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional.
Usai belajar di sekolah, dia melanjutkan belajar otodidak melalui jejaring media sosial yang beranggotakan para siswa yang pernah sama-sama mengikuti olimpiade.

Iskandar mengaku bangga terhadap prestasi yang diraih Hasbi karena telah mengharumkan nama SMAN 3 Bangkalan. Harapannya, siswa yang lain juga bisa termotivasi untuk mengukir prestasi di bidang masing-masing.

“Kami akan terus berupaya melahirkan siswa-siswa lain yang berprestasi seperti Hasbi,” tuturnya.

Sementara itu, Hasbi mengatakan, keikutsertaannya dalam seleksi Thailand International Mathematical Olympiad Heat Round 2018-2019 itu, berawal dari informasi yang diterima dari salah satu temannya.

“Saya langsung browsing di internet dan mendaftar. Biaya pendaftaran hasil pinjam ke paman Rp 200 ribu, karena tidak punya uang,” kenangnya.

Hasbi mengungkapkan, ia menekuni ilmu matematika sejak di bangku SD. Namun, ketika melanjutkan pendidikannya ke tingkat SMP sempat terhenti, dan tidak lagi mendalami ilmu matematika. Ia kembali mengasah kemampuannya sejak masuk di SMAN 3 Bangkalan.

“Saya punya cita-cita menjadi guru besar di bidang ilmu matematika,” tandasnya, ketika ditemui di SMAN 3 Bangkalan. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad