Hendak Nyoblos Pilkades, Warga Desa Burneh Harus Bawa KTP

1306 views
image

Pilkades

Bangkalan, maduracorner.com – Warga Desa Burneh yang hendak menyalurkan suaranya dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang Pertama di Kabupaten Bangkalan, diharuskan membawa serta KTP saat hendakmencoblos. Akibat aturan ini, banyak warga yang harus balik pulang ke rumah mengambil KTP mereka.

“Saya terpaksa pulang dulu mas untuk mengambil KTP. Kalau tidak begitu, tidak boleh mencoblos. Yang kami sesalkan mengapa panitia tidak memberi tahu sewaktu memberi undangan kepada warganya,”keluh Handini Dewi warga perumahan Halim 2 Bangkalan saat ditemui maduracorner.com, Senin (15/6/2015) siang. 

Lain halnya dengan yang dikatakan, Camat Burneh, Yani. Ia mengatakan, tidak ada masalah warga yang hendak mencoblos membawa KTP atau kartu keluarga saja. Asal disepakati 4 kandidat kepala desa yang maju sebagai calon kades Burneh.

“Syarat mencoblos harus membawa KTP boleh-boleh saja, asal disepakati 4 kandidat kepala desa. Untuk diketahui, kewenangan camat hanya sebatas sebagai fasilitator,”ungkapnya.

Lain halnya pelaksanaan pilkades serentak di Kecamatan Tanah Merah, tepatnya di Desa Dumajah. Jika di desa lain waktu pencoblosan berakhir pukul 13.00 WIB, masa pencoblosan di desa ini malah diperpanjang hingga pukul 14.00 WIB.

“Tidak ada masalah. Asal perubahan ini sudah disetujui oleh dua calon yang maju sebagai kandidat Kades Dumajah,”terang Camat Tanah Merah, Iryono. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor.  : Mamad El Sahraawy

Email Autoresponder indonesia