Hipnoterapi Jadi Cara Polisi Tingkatkan Kesadaran Pelajar dalam Berlalu Lintas

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pengendara usia produktif menjadi perhatian serius Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur. Safari keselamatan 2018 dengan metode hipnoterapi menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan tersebut.

“Banyak cara untuk menekan tingginya kecelakaan. Salah satunya hipnoterapi Spiritual Quotient (ESQ) Safety Riding,” jelas Wadirlantas Polda Jawa Timur, AKBP M Aldian usai menghadiri Safari Keselamatan Semeru 2018 di Kabupaten Bangkalan, Jumat (16/3/2018).

Menurutnya, safari keselamatan semeru 2018 yang digelar di seluruh kabupaten di Jawa Timur ini, untuk menggugah kesadaran masyarakat, khususnya usia produktif agar lebih tertib saat berkendara di jalan raya. Sebab, korban meninggal dunia akibat kecelakaan sangat tinggi.

“Jumlah korban meninggal dunia 2017 mencapai 5.511 pengendara dan tahun 2016 sebanyak 5.800 pengendara. Kami sangat prihatin, karena 61 persen yang menjadi korban berstatus pelajar dan mahasiswa,” imbuhnya.

Aldian menjelaskan, metode hipnoterapi ESQ Safety Riding ini diharapkan mampu membentuk karakter pengendara yang baik dan santun, serta tertib dalam berlalu lintas. Jadi, mengutamakan keselamatan seperti menggunakan helm dan tidak melawan arus bukan karena takut kepada polisi, tapi semata-mata atas kesadaran dari pengendara itu sendiri.

“Makanya kami gugah kesadaran pengendara dengan hipnoterapi ESQ Safety Riding. Biar mereka menyadari bahwa setiap kecelakaan itu selalu diawali dengan pelanggaran,” ucapnya.

Safari keselamatan merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2018. Kegiatan safari keselamatan di Madura yang diikuti 300 peserta dari kalangan pelajar dan komunitas motor ini, sengaja dipusatkan di Kabupaten Bangkalan. Alasannya, di wilayah Kabupaten Bangkalan, tepatnya di Kecamatan Blega pernah terjadi kecelakaan menonjol yang menelan 6 orang korban jiwa.

“Sekalipun volume kendaraan sangat tinggi, semoga tahun ini, kami bisa menekan jumlah korban kecelakaan semaksimal mungkin,” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Achmad

Email Autoresponder indonesia