Hormati Jajaran Forpimda Dan Demi Kepentingan Warga, Alasan Yasin Marselly Bersedia Buka Blokade Ring Road Barat

image

Pemblokiran Jalan Ring Road Barat Yang kembali Dibuka

Bangkalan, maduracorner.com – Pemblokiran jalan Ringroad Barat yang terletak di Desa Bilaporan, Kecamatan, akhirnya dibuka oleh pemilik tanah, M Yasin Marselly, senin (13/7/2015) kemarin. Pemilik tanah bersedia membuka jalan kembar tersebut setelah pihak Polres Bangkalan memediasi dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.

Yasin Marselly mengaku, ia bersedia membuka kembali jalan tersebut tidak lain karena menghormati jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), khususnya Kapolres Bangkalan yang telah memfasilitasi untuk menyelesaikan masalah ini. “Jujur saja, alasan utama kami buka blokade jalan ini karena kami menghormati Forpimda Bangkalan. Selain tentu saja demi kepentingan masyarakat”,akunya.

“Sebetulnya kami tidak menghendaki ini berlarut-larut. Akan tetapi karena ini proses hukum masih berjalan, ya kita tetap hormati. Proses hukumnya kan bukan dari kita, tapi dari Pemkab. Jadi kita ikuti saja bagaimana proses hukumnya,”tandasnya.

Sementara Polres Bangkalan menyatakan, pihaknya memang langsung memediasi kedua belah pihak setelah jalan tersebut ditutup. Yakni antara Pemkab Bangkalan dengan H Yasin Marselly. “Kami tunggu hingga 20 hari. Namun, tidak ada kesepakan antara keduanya dan tidak ada upaya positif. Sehingga Jum’at lalu kita undang kedua pihak untuk rapat koordinasi bersama untuk membicarakan hal ini,”terang Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo kepada maduracorner.com.

Menurut mantan Kapolresta Batu ini, sekalipun akses menuju makam Syaichona Kholil ini dibuka kembali, proses hukum yang telah ditempuh oleh kedua belah pihak yang bersengketa tetap berlanjut. Terlebih, pengadilan negeri (PN) Bangkalan juga memberikan masukan terkait permasalahan tersebut.

“Dari pihak pengadilan juga memberikan masukan. Dan Alhamdulillah secara umum sudah diterima oleh kedua belah pihak,”tambahnya.

Dalam pertemuan waktu lalu sambung Windiyanto terdapat beberapa kesepakatan antara kedua belah pihak. Salah satunya, Pemkab berjanji akan menata kembali aset yang ada yang berkaitan dengan milik warga untuk diselesikan dengan baik. Dan juga masalah yang belum tuntas dengan H. Yasin akan ditempuh melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku. “Kami sangat berharap masalah ini tidak berlarut-larut,”tegas Windiyanto. (her/mad)

Penulis: Heriyanto
Editor: Mamad el Shaarawy