Hutang Pelanggan ke PLN Capai Rp. 17,7 Milyar

1195 views
image

Ilustrasi

Pamekasan, Maduracorner.com – Hutang pelanggan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) se Madura terus mengalami peningkatan pada tahun 2015. Bahkan mencapai Rp. 17,7 Milyar.

Tunggakan terbesar terjadi di Rayon Bangkalan yang mencapai Rp. 7,5 Miyar disusul Rayon Sampang 3 Milyar, Rayon Pamekasan dan Ketapang masing-masing 1,7 Milyar.

Sementara di Rayon Blega mencapai Rp. 1,2 Milyar, Rayon Waru Rp. 941 juta, dan Rayon Sumenep Rp. 647 juta. Untuk Rayon Prenduan dan Ambunten tidak ada tunggakan.

Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi PLN Area Pamekasan, Purnomo mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk menekan angka tunggakan tersebut agar lebih rendah.

“Kami sudah berupaya agar tunggakan bisa ditekan, tapi ternyata angka tunggakan malah meningkat,” katanya, Selasa (5/1/2015).

Dikatakan Purnomo, tunggakan pada tahun 2014 masih di kisaran Rp. 14 Milyar, namun justru mengalami peningkatan sebesar Rp. 3 Milyar pada tahun 2015.

“Yang menunggak rata-rata golongan 0 atau golongan umum kebanyakan di tarif rumah tangga dan tarif sosial,” imbuhnya.

Besarnya angka tunggakan tersebut karena lemahnya kesadaran masyarakat, termasuk adanya petugas PPOB nakal yang tidak membayar tagihan yang dititipkan.

“Kami akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk memberi sanksi kepada PPOB nakal tersebut,” tambah Purnomo.

Dia juga selalu berkoordinasi dan meminta laporan terkait pembayaran tunggakan dari masing-masing rayon setiap hari pada pagi dan sore hari.(*)

Reporter : Fatahillah Kamali
Editor : Altsaqib

Email Autoresponder indonesia