Ibu Nyai dan Muballighah se Jatim Dukung Gus Ipul di Pilgub 2018

Gus Ipul saat menghadiri Halaqoh 4444 Ibu Nyai dan Muballighah se Jatim di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Demangan Bangkalan.

BANGKALAN, MADURACORNER.COM– Dukungan terhadap Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk maju di pemilihan gubernur (Pilgub) tahun 2018 mendatang terus mengalir. Ibu nyai pengasuh pesantren, dan muballighah se Jawa Timur menginginkannya memimpin provinsi ini.

Komitmen dukungan tersebut, disampaikan Kordinator Halaqoh 4444 Ibu Nyai dan Muballighah se Jawa Timur, Hj Mutmainnah Aschal dalam acara Peringatan Tahun Baru Islam 1439 H di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Demangan Bangkalan, Sabtu (7/10/2017).

“Kami para ibu nyai, muballighah, tokoh pengggerak, dan aktifis perempuan NU, sejalan dengan keputusan kiai dan pengasuh pesantren di Jatim untuk mendukung Gus Ipul,” jelas Ketua Muslimat NU Bangkalan itu.

Dorongan dan kepercayaan terhadap Gus Ipul dalam pencalonan ini kata Mutaminnah berdasarkan pertimbangan yang matang. Pengalaman menjadi wakil gubernur selama dua periode sebagai salah satu indikator kematangan Gus Ipul di dunia birokrasi.

“Gus Ipul memiliki kemampuan membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dengan semua elemen masyarakat. Beliau sosok yang mewakili aspirasi NU di pilkada 2018,” imbuhnya.

Mutamainnah menuturkan, Gus Ipul selama ini telah menunjukkan komitmennya terhadap penguatan pendidikan karakter melalui pemberdayaan madrasah diniyah yang sebelumnya tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah. Program itu menjadi satu-satunya di Indonesia.

“Gus Ipul mampu menjaga stabilitas sosial politik di Jawa Timur sebagai tempat lahirnya NU tanpa mengabaikan kemajemukan masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Gus Ipul mengaku tidak menduga jika para ibu nyai berkomitmen ikut membantu apa yang telah menjadi kesepakatan ulama dan kiai di Jawa Timur. Menurutnya, sampai saat ini masih dalam tahap proses pematangan untuk pencalonan di pilgub 2018.

“Dukungan dari para ibu nyai bukan karena saya. Tapi, semata-mata untuk menghormati keputusan para ulama dan kiai,” ucapnya.

Gus Ipul mengatakan, dukungan tersebut akan ditindak lanjuti ke level-level berikutnya, mengingat situasi politik berkembang begitu cepat. Apalagi, penentuan sosok pendamping dalam pilgub nanti sudah masuk pada tahap finalisasi.

“Siapa yang akan menjadi wakil saya tidak bisa dijelaskan, biarkan partai yang menentukan. Doakan saja bisa cepet selsai dan diumunkan,” tandasnya. (*)

Penulis: Heriyanto Ahmad
Editor: Achmad

Email Autoresponder indonesia