IKMAS Beberkan Rekaman Percakapan Yang Diduga Suara Tersangka kasus BSPS

IKMAS Beberkan rekaman percakapan yang Diduga Suara Tersangka kasus BSPS-foto: Nur Sofia/MC.com

IKMAS Beberkan rekaman percakapan yang Diduga Suara Tersangka kasus BSPS-foto: Nur Sofia/MC.com

Kajari Bantah adanya upaya penyuapan terhadap dirinya. I oleh : Nur Sofia

Maduracorner.com,Sampangr- Kasus dugaan korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sampang sepertinya akan berbuntut panjang. Itu setelah adanya rekaman yang di duga perbincangan antara Sunarto Wirodo tersangka kasus BSPS dengan Satrio, Kabid Penataan Ruang dan Pengembangan Perkotaan Dinas PU Cipta Karya dan Tata ruang (Cikartarung) Sampang.

Dalam rekaman berdurasi 8 menit 34 detik itu yang terdengar akrab ini meneyebutkan bahwa Sunarto Wirodo mempertanyakan uang sebesar Rp 100 juta kepada Satrio, yang disinyalir diberikan kepada Kepala Kejari (Kajari) Sampang Abdullah,SH.

Berikut kutipan isi rekaman perbincangan Wirodo dengan Satrio.

Satrio: “Uang yang pertama sudah masuk, yang kedua ini ditolak, saya tidak tau kenapa ditolak, pak Kajari bilangnya jangan sekarang dulu, nanti saja. Nanti kalau saya bicara di media kalian diam saja dulu jangan komentar”.

Wirodo: “itu yang menerima pak Kajari sendiri kan, kok yang kedua ditolak, apa masih kurang”.

Wafi Anas Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Sampang (IKMAS) yang membeberkan isi rekaman tersebut mengatakan, bahwa perbincangan itu menjelaskan bahwa ada indikasi permainan kasus yang dilakukan oleh Kajari Sampang.

“Saya yakin rekaman itu ada benarnya. Dalam rekaman itu Kejari diduga kuat menerima uang suap dari Wirodo melalui Satrio. Tapi saya masih mau mendalami kebenaran rekaman itu kepada pihak terkait,” ujar Wafi Anas, Senin (31/3),

Namun Wafi Anas enggan untuk menyebutkan asal-usul rekaman perbincangan antara Wirodo dan Satrio yang diperoleh dirinya. “Maaf saya tidak bisa member tahu dari mana rekaman itu,” ucapnya.

Terpisah, Kajari Sampang Abdullah saat dikonfirmasi membantah adanya rekaman yang menyudutkan namanya tersebut. Ditegaskan dia, pihaknya tidak pernah menerima uang dari pihak manapun, termasuk bertemu dengan pihak Cikartarung. Untuk memperjelas perbincangan via telepon tersebut, dirinya akan melakukan tindak lanjut. “Rekaman itu sangat tidak benar mas. Sampai saat ini saya tidak pernah bertemu dengan pihak Cikartarung dengan. Apalagi uang suap dari mereka. Contohnya kasus mereka terus kami kembangkan,” bantah Abdullah saat dihubungi via telepon.

Sementara Satrio Kabid Penataan Ruang dan Pengembangan Perkotaan Dinas PU Cikartarung Sampang sejauh ini belum bisa dikonfirmasi terkait adanya rekaman perbincangan dirinya dengan tersangka BSPS Sunarto Wirodo yang berisi dugaan pemberian uang suap kepada Kajari. (fia/shb)

Email Autoresponder indonesia