Ilham, Pemuda Bangkalan Bertekad Jadi Wira Usaha Muda

673 views

image

Bangkalan,Maduracorner.com- Pasca mengikuti pelatihan Listrik Industri di UPT Pelatihan Kerja Listrik Industri di Surabaya. IIzam HA, (22) warga Kecamatan Sepulu, bertekad ingin menjadi seorang wira usahawan muda. Keputusan itu diambil, setelah melalui permikiran yang cukup panjang dan pengalamannya hampir putus asa selama dia menganggur. Mungkin satu-satunya pekerjaan yang pernah dia raih adalah sebagai salah seorang anggota tim panwas pemilu didesanya di Kecamatan Sepulu. Dianggap belum menjanjikan dan menjamin masa depannya yang hanya lulusan SMK jurusan komputer tersebut. Apalagi orangtuanya hanya bekerja sebagai tukang pijat sehingga dia harus bisa menentukan masa depannya sendiri.

“Alhamdulillah setelah mengikuti keterampilan listrik industri yang digelar PHE WMO di Surabaya, Saya mempunyai keterampilan khusus yang berguna  bagi masa depan saya,” ujar Ilham, Jum’at, (27/3/2015),

Untuk diketahui, Pemuda Ilzam hanyalah satu kasus dari ratusan pemuda desa lainnya di Bangkalan. Sebab setidaknya ada 26 pemuda lainnya dari Kecamatan Sepulu dan Tanjungbumi Kabupaten Bangkalan serta Desa Sidorukun Gresik yang sadar bahwa mereka harus mengubah nasib mereka melalui keterampilan yang mampu menghasilkan lapangan kerja yakni berwira swasta mandiri. Disisi lain, pemuda semacam inilah yang menjadi sasaran CSR PT Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore (WMO) di Kabupaten  Gresik dan Bangkalan.Karena memberi skill semacam ini sudah dilaksanakan oleh PHE WMO sejak 2005. Hasilpun tidak main-main, sekitar 310 pemuda dan pemudi yang sudah lulus ujian keterampilan dari PHE WMO. Sudah mulai menekuni usahanya, baik sebagai sebagai penjahit, instalasi listrik industri hingga teknik mesin sepeda motor.

“Kehadiran PHE WMO yang membiayai kursus keterampilan khusus serta membantu berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk membuka dan mengembangkan usaha mereka. Sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki itu, membuat kami lega sebab sedikit demi sedikit kami mampu mengurangi kemiskinan warga,” tutur Camat Tanjung Bumi, Djoko Budiono, 

Serupa juga diungkapkan Ulika Triyoga Lead of Field External Relation & CD PT PHE WMO. Menurutnya CSR khusus peningkatan kompetensi warga di ring 1 ini akan terus digulirkan hingga tahun-tahun mendatang. Karena untuk menaikkan taraf hidup warga di ring 1 diantaranya Kecamatan Klampis, Sepulu dan Tanjungbumi dibutuhkan  banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tumbuh. Perlu diketahui, untuk melahirkan para pengusaha muda UMKM tersebut, kami harus menggenjotnya dengan menyediakan calon pengusaha muda yang memiliki kompetensi  semangat juang besar. Terbukti dari 310 binaan kami itu sebagian sudah membuka usaha dan sudah punya karyawan. Sebagian lainnya lagi malah diterima di perusahaan lokal maupun luar negeri. Ini merupakan bukti nyata kesuksesan peningkatan kompetensi yang PHE WMO,” jelas Ulika.

Lebih lanjut, Ulika menginformasikan tahun 2015 ini akan ada 2 angkatan pemuda yang diberi fasilitasi penuh oleh aku untuk mendapatkan pelatihan kerja dan keterampilan. Bulan ini PHE WMO sudah lulus 26 pemuda untuk jurusan listrik industri dan teknik mesin sepeda motor. Disusul pada pertengahan tahun ini sekitar 30 pemuda yang ikut pelatihan di UPT Pelatihan Kerja Surabaya selama 30 hari lebih.
 
“Soal jurusan yang dipilih, sepenuhnya diserahkan kepada peserta pelatihan. Kalau sudah lulus nanti, kami akan berikan mereka peralatan kerja  sebagai modal untuk memulai membuka usaha barunya,” pungka Ulika. (yan/mad).
 



Penulis : Aryan
Editor   : Mamad

Email Autoresponder indonesia