Ini Identitas Petugas Pasar Srimangun Sampang yang Terjaring OTT

Ilustrasi pungli. (FOTO: Google)

SAMPANG, MADURACORNER.COM-Identitas petugas Pasar Srimangun Sampang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terungkap sudah. Bahkan, petugas yang terlibat sebelumnya berjumlah tiga orang, kini bertambah menjadi 5 petugas.

Merereka diciduk Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Polres Sampang, karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) retribusi lapak pedagang, Rabu (29/8/2018), sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua petugas tersebut berstatus Aparatur Sipil Negera (ASN). Inisialnya, AY dan MS. Sedangkan tiga petugas lainnya, F, L dan H berstatus tenaga honorer.

Ketika dikonfirmasi, AY membenarkan jika jumlah petugas yang terjaring OTT berjumlah lima orang. Hingga saat ini, semua petugas dalam proses pemeriksaan polisi.

“Termasuk saya ASN yang diamankan, kalau yang lainnya masih diperiksa di dalam,” terang AY saat ditemui di Mapolres Sampang.

AY mengaku heran dengan OTT yang dilakukan Tim Saber Pungli Polres Sampang. Sebab, dirinya menarik retribusi lapak pedagang sesuai tarif karcis sebesar Rp 1.500 per lapak. Itu pun sesuai dengan target yang telah ditentukan.

“Tidak melebihi dari tarif Rp 1.500 kok, terkadang ada pedagang yang banyar Rp 1.000 dengan alasan dagangannya tidak laku, maklum karena hanya jualan kecambah atau toge,” ujarnya.

Menurut AY, yang dipersoalkan penyidik ketidak sesuaian jumlah uang penarikan dengan sisa karcis yang dikeluarkan. Padahal selama ini, setiap penarikan karcis yang disediakan pengelola pasar tidak pernah dibawa pulang oleh petugas pasar.

“Misalnya kita narik hasil uang Rp 150 ribu dengan karcis dikeluarkan kurang dari 100 lembar, karena pedagang tidak mau dikasih karcis, tapi selama ini tidak ada kekurangan uang dan sesuai dengan target,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Saber Pungli Polres Sampang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan hasil OTT tersebut. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad

Email Autoresponder indonesia