Ini Peran Masing-masing Tersangka Dalam Kasus Pemerkosaan Kokop

3447 views

Bangkalan, Maduracorner.com: Polisi mengamankan delapan tersangka dalam kasus pemerkosaan Bergilir, terhadap seorang wanita muda di desa Bandang Laok Kokop. Pihak kepolisian menjelaskan, kedelapan tersangka secara aktif terlibat dalam proses penghadangan dan pemerkosaan terhadap korban.

Dalam konferensi pers yang dilakukan Polres Bangkalan Rabu (8/7) sore, dijelaskan secara rinci peran masing-masing kedelapan tersangka dalam kasus pemerkosaan tersebut. Dalam keterangan pihak kepolisian, yang didapat dari pemeriksaan awal para tersangka. Diketahui bahwa seluruh tersangka ikut dalam proses penghadangan korban, saat akan diantar pulang oleh dua orang rekannya, Jumat (26/6) dini hari.

Selain penghadangan tersebut, para tersangka diketahui secara aktif ikut terlibat dalam proses tindak pelanggaran asusila terhadap korban S (20). Tersangka MF (21) yang diketahui berprofesi sebagai pelajar/mahasiswa, ikut membawa korban keatas bukit tempat lokasi kejadian. Tersangka juga turut serta menyetubuhi korban secara bergantian.

Adapun AR (22), seorang pekerja swasta, juga ikut membawa korban keatas bukit. AR juga b erperan sebegai pemegang kaki korban pada saat korban disetubuhi oleh MR .

Untuk tersangka JC (14) diketahui menjadi orang ke enam yang menyetubuhi korban. Sementara tersangka MS (20), pria pengangguran ini juga ikut serta menghadang dan mengantarkan korban ke atas bukit, namun mengaku hanya melihat kejadian saat peristiwa pemerkosaan berlangsung.

Sedangkan FR (19), selain berperan melakukan penghadangan dan mengantarkan korban keatas bukit. FR juga berperan sebagai pemegang kedua tangan korban pada saat disetubuhi oleh MF.

Sementara tersangka MR (21) , yang juga berperan sama dalam melakukan penghadangan dan mengantarkan ke atas bukit juga mengakui ikut serta menyetubuhi korban. Sedangkan tersangka AR (17) diketahui berperan memegang tangan kanan dan payudara korban pada saat disetubuhi rekannya.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka SA , pria pengangguran berusia 25 tahun tersebut membantah telah ikut menyetubuhi korban. Akan tetapi berdasarkan keterangan rekan-rekan lainnya. Tersangka SA diketahui juga ikut serta menyetubuhi korban.

Kapolres Bangkalan menjelaskan, seluruh tersangka dijerat dengan pasal 285 dan 365 ayat (2) jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

“Ancaman maksimal 12 tahun untuk masing-masing tersangka,” terang AKBP Rama Samtama Putra, Kapolres Bangkalan Rabu (8/7) sore. (Ris).

Email Autoresponder indonesia