Isu Daging Tikus di Bangkalan Hanya Fitnah!

6685 views
image

Bakso Sedulur Yang Terletak di Kawasan Senenan Sisi Timur Jalan

Bangkalan, maduracorner.com – Pemilik warung bakso “Sedulur” yang terletak di kawasan Senenan, Bangkalan, akhirnya buka suara. Ia dengan tegas membantah daging bakso yang dijualnya berasal dari daging tikus.

“Saya jamin 100% tidak pakai daging tikus. Murni menggunakan daging sapi seperti penjual bakso lainnya”,tegas pemilik bakso Sedulur, Kasmin (49) kepada maduracorner.com, Jum’at (22/01/2016). “Miris mas, saya difitnah menjual bakso tikus. Padahal, sama sekali tidak benar. Mau sumpah apa saja atau dibuktikan dengan apa sekalipun, saya siap,”imbuhnya dengan mimik sedih.

Pria asal Lamongan ini tidak mengerti ada orang yang tega memfitnah dirinya. Bahkan, kabar yang beredar polisi telah menangkapnya gara-gara menjual bakso berbahan tikus. “Saya kaget waktu tukang parkir menegur dan bilang ada kabar saya ditangkap polisi,”papar Kasmin.

Pengakuan Kasmin ini didukung oleh H. Moh Hasan (61) pemilik UD Hasti yang bergerak dibidang pemotongan daging sapi segar. Ia pun berani bertanggung jawab dan menegaskan jika selama ini bakso sedulur murni dari daging sapi.

Hasan mengatakan, Kasmin biasanya kulakan daging sapi kepada dirinya sebanyak 40 kg lebih perhari. “Kasmin itu pelanggan saya dan saya yang tahu betul. Rata-rata pedagang bakso ambil daging ke saya. Termasuk Kasmin. Saya tegaskan kabar itu fitnah,”tandasnya.

Polres Bangkalan pun sebelumnya juga turut menegaskan, pihaknya tidak pernah menangani kasus bakso tikus. Apalagi menangkap penjualnya sebagaimana yang diisukan selama ini. “Itu fitnah, mas. Bisa jadi isu itu dihembuskan oleh orang yang tidak senang atau merasa tersaingi dagangannya”,terang seorang penyidik di Satreskrim Polres Bangkalan. (her/mad)

Penulis: Heriyanto Ahmad
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia