Jaga Kearifan Lokal, Ulama dan Masyarakat Bangkalan Selatan Kawal Pembangunan

Silaturahim Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat Bangkalan Selatan (Forkum Bangsel). (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat Bangkalan Selatan (Forkum Bangsel) berharap pembangunan di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tidak merusak kearifan lokal yang telah mengakar di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam acara silaturahim di Masjid Raudlatul Hidayat Kwanyar Barat, Minggu (17/2/2019). Pertemuan ini, dihadiri kiai dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kwanyar, Modung, Labang, Tragah dan Kecamatan Kamal hadir dalam pertemuan ini.

“Kami mendukung program pemerintah untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Bangkalan. Tapi, jangan sampai merusak kearifan lokal,” ucap Ketua Panitia Silaturrahmi Forkum Bangsel, KH Abd Jalil Tolha.

Menurutnya, Forkum Bangsel akan dijadikan wadah sebagai penyalur aspirasi ke pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten. Khususnya, mengenai pembangunan wilayah Bangkalan selatan yang berdekatan dengan Jembatan Suramadu.

“Yang kami inginkan adalah membangun Madura, bukan membangun di Madura. Makanya, proses pembangunan harus dikawal,” tegasnya.

Kiai Jalil menambahkan, sejauh ini pemerintah pusat melalui Badan Pengembangan Wilayah Surabaya dan Madura (BPWS) telah menjalankan proses pembangunan itu. Di antaranya, pembebasan lahan, dan pembangunan infastruktur.

“Kami berharap potensi-potensi lokal Bangkalan dimanfaatkan dengan baik,” kata Ketua Panitia Silaturrahmi Forkum Bangsel, KH Abd Jalil Tolha. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad