Jalan Rusak Ditanami Pohon Pepaya, Begini Tanggapan PUPR Bangkalan

Maduracorner.com, Bangkalan, Sebuah video yang viral tepatnya diakses jalan Jendral Ahmad Yani kota Bangkalan yang rusak berlubang ditanam pohon pepaya oleh warga kampung Paajeman Timur Pasar, Kelurahan Demangan, Kota Bangkalan yang sempat viral di media sosial (Medsos) facebook, Rabu (20/1). Kini telah dilakukan perbaikan.

“Setelah ada aksi dilakukan penanaman pohon pepaya di jalan yang berlubang ini, tidak berlangsung lama jalan ini langsung dilakukan perbaikan dengan tambal sulam,” ungkap Hendra, salah seorang warga.

Ia mengatakan, aksi tanam pohon itu dilakukan warga karena jalan tersebut rusak sudah lama tidak ada perbaikan dan sudah banyak korban.

“Pengendara kerap hampir terjatuh saat menghindari jalan yang berlubang, bahkan tadi malam sudah ada korban,” kata Hendra.

Padahal, papar hendra, selain akses menuju Kantor Bupati Bangkalan tersebut merupakan akses jalan ke Gedung Ratoh Ebung Bangkalan dan Alun-alun kota Bangkalan. “Banyak pengendara yang melintas disini mas,” imbuhnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada instansi terkait yang telah melakukan penanganan jalan tersebut.

“Terimakasih kepada dinas yang telah melakukan penanganan jalan ini, langsung merespon keluhan masyarakat. Kita harap ke depannya jalan ini diperbaiki dengan maksimal, yakni diaspal,” harap hendra.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangkalan Ishak Sudibyo saat dikomfirmasi melalui via telephone menuturkan, saat ini jalan tersebut sudah dalam tahap diperbaiki dengan tambal sulam.

“Sudah dikerjakan itu sama petugas dan dilakukan tambal sulam,” tuturnya.

Menurut Sudibyo, perbaikan hanya bisa dilakukan dengan tambal sulam. Sebab, anggaran untuk memperbaiki secara keseluruhan masih tidak ada.

“Sementara ini anggaran jalan yang di perkotaan masih belum ada mas, jadi kami hanya bisa melakukan perbaikan dengan tambal sulam dulu,” kata dia.

Ia menambahkan, tambal sulam akan dilakukan dibeberapa akses jalan kota yang berlubang, mulai dari jalan yang ditanami pohon pepaya hingga di depan Masjid Agung.

Sedangkan untuk akses jalan berlubang yang disekitar Kelurahan Mlajah hingga Kelurahan Bancaran akan dilakukan perbaikan secara bertahap.

“Selama anggaran pemeliharaan masih ada akan kami perbaiki, sedangkan untuk peningkatan itu bergantung ruas yang ada di APBD, apakah itu masuk dianggaran atau tidak itu kita masih belum tahu,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku, untuk pemeliharaan rutin sementara dengan tambal sulam. Namun anggarannya menurun hingga 50 persen.

“Untuk saat ini anggaran tambal sulam itu hanya 450 juta dengan panjang 700 Km, berbeda dengan anggaran pemeliharaan pada tahun sebelumnya sekitar 800 juta, jadi dengan anggaran tersebut tetlntunya masih kurang,” tutupnya. (Ris)

Email Autoresponder indonesia