Jelang Akhir Tahun 2018, DPRD Sumenep Belum Selesaikan Lima Raperda

Ilustrasi. (FOTO: Google)

SUMENEP, MADURACORNER.COM- Menjelang akhir tahun 2018, DPRD Sumenep masih menyisakan tunggakan lima rancangan peraturan daerah (Raperda). Hingga saat ini, Raperda tersebut tidak selesai dibahas.

“Ada 16 Raperda yang masuk program legislasi. Tapi, lima di antaranya belum selesai,” ucap Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Sumenep, Husaini Adzim, Sabtu (15/12/2018).

Dia beralasan, kegiatan anggota dewan yang begitu padat menjadi penyebab belum selesainya pembahasan lima Raperda itu. Dengan demikian, kelima Raperda tersebut dimasukkan dalam pembahasan tahun 2019.

“Belum selesai, bukan berarti lalai menjalankan tugas,” kelit Politikus PAN itu.

Sekadar informasi, kelima Raperda yang belum selesai itu yakni
yakni Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Raperda Penyelenggaraan Pelayanan Ketenagakerjaan Desa.

Kemudiaan, Raperda Rencana Detail Tata Ruang bagian Wilayah Perkotaan Bluto, Saronggi, dan Pragaan 2018-2038, dan Raperda Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Pengelola Dana Partisipating Migas. (*)

Penulis: Riyan Mahesa
Editor: Ahmad