Jenazah Teknisi Lion Air JT610 Asal Bangkalan Tiba di Rumah Duka

Peti jenazah almarhum Rabagus Noerwito Desi Putra diberangkatkan menuju TPU Kelurahan Mlajah. (FOTO: Riyan Mahesa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Jenazah Rabagus Noerwito Desi Putra (27), korban Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, tiba di rumah duka, Kampung Kaskel, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Rabu (7/11/2018).

Isak tangis keluarga almarhum tak terbendung ketika melihat mobil ambulans yang mengangkut peti jenazah datang dengan kawalan mobil Patwal Polda Jawa Timur, sekitar pukul 09.30 WIB.

Sejumlah pimpinan Divisi Teknis Lion Group, bersama rekan kerja almarhum yang berprofesi sebagai teknisi tersebut, ikut mengantarkan dan menyerahkan langsung peti jenazah kepada keluarga almarhum di rumah duka.

“Kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yang banyak memakan korban. Khususnya, kepada keluarga almarhum Rabagus,” ucap Kepala Divisi Teknik Lion Group, Murdoyo.

Menurutnya, almarhum sudah cukup lama sekitar enam tahun bergabung dengan Lion Group. Kehilangan almarhum yang menjadi salah satu korban peristiwa kecelakaan pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu, sangat menyisakan duka begitu mendalam.

“Sekali lagi kami mohon maaf, apabila selama proses evakuasi dan identivikasi kurang memuaskan. Kami sudah bekerja semaksimal mungkin,” ucap Murdoyo.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum Drs Moh Syafii menyampaikan terimakasih kepada Lion Group yang telah bekerja keras mengevakuasi dan mengidentivikasi almarhum Rabagus, hingga mengantarkan ke rumah duka.

“Kami selama sembilan hari tidak berhenti istighosah. Jasad almarhum bisa ditemukan menjadi jawaban atas doa kami selama ini,” tandasnya.

Sementara itu, jenazah almarhum Rabagus, Teknisi Lion Air JT610 ini,dikebumikan di tempat pemakamam umum (TPU) Kelurahan Mlajah, setelah dishalatkan si masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikam Kampung Kaskel, Bangkalan. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad