JPPR Tolak RUU Pemilihan Tidak Langsung

545 views
image

JPPR tolak RUU Pemilihan Tidak Langsung

Bangkalan,Maduracorner.com– Sebanyak 7 orang yang mengklaim dari jaringan pendidikan pemilih untuk rakyat (JPPR) Bangkalan menggelar aksi unjuk rasa  ke  DPRD Kabupaten Bangkalan. Mereka menolak dan menentang RUU Pilkada secara tidak langsung yang saat sedang digodok di DPR RI. Menurut mereka  pemilihan tidak langsung tersebut dianggap sangat merugikan rakyat, tidak sesuai dengan keinginan rakyat,  dan mengkebiri hak – hak konstitusi rakyat.

“JPRR menolak dan menentang keras pemilihan tidak langsung yang tengah digodok di DPR dan disyahkan tanggal 25 September 2014 nanti karena merampas kedaulatan rakyat dan mengkebiri hak – hak konstitusi rakyat,” ujar korlap Syukur, Senin, (16/9/2014).

Dikatakan Syukur,  Suara rakyat adalah suara tuhan,  karena itu kami minta wakil rakyat di DPR RI jangan merusak tatanan dan mekanisme yang sudah ada. “Kami minta para anggota DPRD Bangkalan juga ikut menolak RUU Pilkada yang akan disyahkan 25 September 2014 nanti,” tukasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bangkalan, Jamhuri dari Fraksi PKB kepada pengunjuk rasa mengatakan, secara pribadi dirinya  menolak dan secara institusi nantinya semua aspirasi yang telah disampaikan JPPR ditampung, diperjuangkan dan akan disampaikan keteman- teman wakil rakyat DPRD Bangkalan lainnya. Hal senada juga diutarakan Fathur Rosi dari Partai Demokrat (PD). Menurutnya, secara insitusi PD diluar pemerintahan dan koalisi merah putih. “Jika masih perlu diskusi ayo kita kedalam,” ajak Jamhuri. 

Penulis : Aryan
Editor   : Sohib

Email Autoresponder indonesia